Kompas.com - 12/10/2013, 15:21 WIB
shutterstock

SINGKAWANG, KOMPAS.com – Jajaran Polres Singkawang mengamankan 115 karung gula pasir dari sebuah gudang di Jalan Alianyang, Kelurahan Kuala, Singkawang, Jumat (11/10/2013) sore. Penangkapan tersebut merupakan tindak lanjut dari operasi pasar di tengah kelangkaan gula pasir di Singkawang maupun daerah lainnya di Kalimantan Barat.

Gula tersebut diamankan ketika proses bongkar muat dari truk pengangkut untuk dipindahkan ke dalam gudang. Total keseluruhan gula yang diamankan polisi sebanyak 5,75 ton dari 115 karung yang beratnya per-karung 50 kilogram.

Kepala Polres Singkawang, AKBP Andreas Widihandoko menjelaskan, gula yang diamankan polisi ini bukan gula ilegal asal Malaysia, melainkan gula asal Cirebon. Polisi masih menyelidiki apakah gula tersebut termasuk dalam gula yang direkomendasikan untuk masuk wilayah Kalbar atau tidak.

Gula tersebut, lanjut Widihandoko, informasinya dikirim dari Pontianak. Menindaklanjuti temuan tersebut, pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan dan Industri Kota Singkawang untuk melakukan pengecekan.

“Akan di konfirmasi dulu ke dinas terkait dan pemilik di Pontianak juga akan diperiksa, apakah gula ini terdaftar atau tidak,” kata Widihandoko, Jumat (11/10/2013).

Widihandoko memaparkan, jika dari hasil pengecekan, gula tersebut bukan dari Cirebon atau sekadar ganti kemasan, polisi akan meningkatkan kasus tersebut ke tahap penyelidikan. Namun jika memang asal Cirebon, polisi pun akan menyerahkan proses selanjutknya kepada dinas terkait.

“Kalau benar gula ini dari Cirebon, namun suplaier belum mendapatkan rekomendasi dari pemerintah provinsi atau distributor gula untuk Kalimantan Barat, penanganannya akan diserahkan ke dinas terkait, karena sudah melanggar tata niaga gula,” tukas Widihandoko.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain mengamankan 115 karung, polisi juga mengamankan truk bernomor polisi KB 9835 CB dan supir. Dari informasi yang diperoleh, gula tersebut awalnya berjumlah 150 kilogram, namun ada beberapa karung yang sudah dijual langsung kepada masyarakat.

“Sopirnya bilang ada 150 karung, tapi ada sebagian yang sudah dijual, jadi yang tersisa hanya 115 karung ukuran 50 kilogram, dan itu yang kita yang diamankan,” ungkap Kapolres.

Hingga saat ini, masih ditelusuri status gula hasil penangkapan tersebut. Kelangkaan gula yang terjadi hampir sepekan di Kota Singkawang, membuat warga mulai bertanya kemana hilangnya butiran manis tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Regional
Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Regional
Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X