Kompas.com - 11/10/2013, 12:33 WIB
Pelaku utama perampokan dan pembunuhan terhadap dua balita, Ahmad Musa (28) usai dibawa dari rumah sakit akibat ditembak di bagian kaki kanan saat dilakukan penangkapan, Jumat (11/10/2013) KOMPAS.com/PUJI UTAMIPelaku utama perampokan dan pembunuhan terhadap dua balita, Ahmad Musa (28) usai dibawa dari rumah sakit akibat ditembak di bagian kaki kanan saat dilakukan penangkapan, Jumat (11/10/2013)
|
EditorGlori K. Wadrianto
SEMARANG, KOMPAS.com - Dua pelaku perampokan dan pembunuhan terhadap dua balita di Semarang yang ternyata bekerja sebagai pemulung, berhasil ditangkap. Penangkapan dilakukan di salah satu rumah tersangka di Jepara pada Jumat (11/10/2013) dini hari.

Kedua pelaku, Ahmad Musa (28) warga Dukuh Tuk Songo, Kelurahan Geneng, Kecamatan Bati Alit, Kabupaten Jepara, dan Abdul Rohman (29) warga Damarjati, Kelurahan Watu Wanten, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara.

Musa diketahui bertindak sebagai eksekutor yang menghabisi nyawa dua balita Kanaya Nadin Aulia Zahrani Wiyana (2) dan Keanu Rifky Ontoseno Wiyono (1). Sedang Rohman turut membantu melakukan perampokan.

Selain itu, juga turut ditangkap Sutriman (51) warga Kriya, Kalinyamatan Jepara yang membeli barang hasil kejahatan.

Berdasarkan pengakuan Musa, ternyata ia mengenal Murni (39) yang merupakan pembantu di keluarga Sugeng Wiyono dan Eni. Musa dan Murni menjalin hubungan dekat sejak dua minggu lalu.

Musa datang ke rumah korban karena permintaan Murni yang mengaku kangen. Karena terdesak tidak memiliki uang, ia kemudian nekat melakukan kejahatan itu hingga akhirnya membuat dua balita tewas, akibat pukulan linggis.

Sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan yakni tiga cincin dan uang hasil penjualan cincin. Selain itu juga uang tunai senilai Rp2.250.000 yang diambil dari kamar korban.

Seperti diberitakan sebelumnya, dua balita kakak beradik ditemukan tewas di rumah milik Sugeng Wiyono di Jalan Mulawarman Barat I, Kelurahan Kramas, Tembalang, Semarang, Kamis (10/10/2013) kemarin.

Peristiwa baru diketahui saat ibu korban pulang bekerja. Sedangkan pembantunya mengalami luka parah di bagian kepala. Dua balita tersebut adalah putra Sugeng, Kepala Kas BPR Gunung Rizki dan ibunya Eni, bendahara di Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X