Kompas.com - 10/10/2013, 11:36 WIB
Tim SAR menyisir lokasi terdamparnya KM Akay Jaya Sembilan  di Pantai Toroudan, Saptosari, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta, Kamis (10/10/2013). TRIBUN JOGJA/HARY SUSMAYANTITim SAR menyisir lokasi terdamparnya KM Akay Jaya Sembilan di Pantai Toroudan, Saptosari, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta, Kamis (10/10/2013).
EditorKistyarini

GUNUNGKIDUL, KOMPAS.com — Sebuah kapal nelayan KM Akau Jaya Sembilan terdampar di Pantai Toro Udan, Kanigoro, Saptosari, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta, setelah diterjang ombak besar, Kamis (10/10/2013) pagi sekitar pukul 07.00. Nasib awak kapal belum diketahui.

Bangkai kapal yang berukuran panjang sekitar 40 meter tersebut rusak berat akibat menghantam karang. Bagian lambung kapal terlihat bocor. Sementara beberapa muatan kapal terbawa ombak ke pinggiran laut.

Petugas SAR sampai saat ini masih mencari awak kapal. Bersama warga, petugas SAR masih menunggu di lokasi terdamparnya kapal.

Menurut salah seorang warga, Jumiyo (34), kapal diketahui terseret ombak sekitar pukul 07.00 WIB. Sebelum menabrak karang, kapal sempat menurunkan jangkar di tengah laut. Namun, tiba-tiba ada ombak besar yang menyebabkan rantai jangkar terputus.

"Jangkarnya putus dan kapal langsung terseret ombak. Mesin kapal masih hidup, tapi tidak kuat," ucapnya.

Jumlah awak kapal KM Akau Jaya Sembilan yang terempas ombak besar di Pantai Toro Udan, Saptosari, masih belum diketahui pasti. Namun, diperkirakan jumlahnya mencapai belasan orang.

Jumiyo mengatakan, saat jangkar kapal terputus, belasan awak kapal sudah memakai rompi pelampung. Seluruh awak kapal melompat dari atas kapal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ada sekitar 12 orang. Yang satu orang terlihat terbawa arus ke arah barat," ucap Jumiyo saat ditemui di lokasi terdamparnya kapal.

Dia menjelaskan, warga yang melihat kapal terdampar tidak berani untuk melakukan evakuasi karena ombak cukup besar. "Warga langsung melapor petugas SAR yang ada di Pantai Ngobaran," ucapnya.

Sampai saat ini, pencarian korban masih terus dilakukan oleh warga dan petugas SAR. Sementara bangkai kapal masih dibiarkan di pinggir karang.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.