Kompas.com - 09/10/2013, 15:05 WIB
EditorFarid Assifa

JOMBANG, KOMPAS.com - Polisi meringkus Ceria Ayu Ratnasari (21), warga Dusun Babatan, Desa Sidomekar, Kecamatan Semboro, Jember, bersama pacarnya, Ari Andreanto (26), warga Desa/Kecamatan Kesamben, Jombang saat transaksi sabu-sabu di Jalan Airlangga, Jombang.

Proses penangkapan dua sejoli ini secara tak sengaja terekam sebuah kamera pengintai atau closed circuit television (CCTV) milik sebuah toko komputer, yang berlokasi dekat tempat penangkapan. Durasinya sekitar satu jam.

Ayu baru sepekan diwisuda dari Sekolah Tinggi Kesehatan (Stikes) Husada Peterongan, Jombang. Sedangkan Ari Andreanto bekerja sebagai karyawan sebuah perusahaan pembiayaan kendaraan bermotor. Keduanya kompak mengedarkan sabu-sabu.

Dalam rekaman CCTV, tampak Ari dan Ayu berboncengan motor matik, berhenti di tepi trotoar. Ayu turun dan menemui seseorang, sedangkan Ari menunggu duduk di atas jok motor, sembari tetap memakai helm.

Tak lama, seorang lelaki berkaus merah menemui Ari, merangkul pundaknya, dan mencopot kunci motor Ari dari lubangnya. Selanjutnya, lelaki itu, dengan tetap merangkul pundak Ari, mengajaknya duduk di emperan toko.

Usai itu, giliran tersorot kamera CCTV. Ayu yang berkaus kuning dan mencangklong tas warna coklat itu datang bersama dua lelaki bertubuh tegap, menghampiri pacarnya. Salah satu lelaki itu memegangi tangan Ayu dengan erat.

Selanjutnya, Ari yang duduk di emperan toko dinaikkan ke atas motor, diapit dua lelaki, dan bergerak meninggalkan lokasi. Tinggal Ayu di emperan toko ditemani lelaki tegap.

Tak lama berselang, seorang perempuan berjaket dengan penutup kepala datang mengendarai mobil. Begitu turun, perempuan itu langsung memeriksa tas Ayu. Setelah menemukan barang yang dicari, Ayu dinaikkan ke dalam mobil, dan bergerak pergi.

Kasubbag Humas Polres Jombang, AKP Sugeng Widodo tak menyangkal yang terekam dalam CCTV tersebut anggota Satuan Reskoba Polres yang menggagalkan transaksi sabu-sabu pada Senin (7/10/2013) malam.

"Mereka sudah lama menjadi TO (target operasi) kami,” kata Sugeng Widodo, Rabu (9/10/2013). Dijelaskan, munculnya nama Ayu dan Ari berdasarkan pengembangan kasus-kasus sebelumnya.

Kedua tersangka, imbuh Sugeng, cukup licin dan berkali-kali sanggup menghilangkan jejak. Sampai akhirnya ada informasi, keduanya hendak transaksi sabu di Jalan Airlangga. Saat menunggu pembeli itulah keduanya dibekuk.

Dari tangan mereka polisi juga menyita barang bukti, sebuah bungkus rokok yang berisi sabu seberat 0,30 gram, pipet pengisap sabu, satu unit smartphone BlackBerry, serta satu ponsel merek Samsung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Regional
Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.