Mati Misterius, Bangkai Kambing Diotopsi - Kompas.com

Mati Misterius, Bangkai Kambing Diotopsi

Kompas.com - 09/10/2013, 10:51 WIB
KOMPAS.com / IRA RACHMAWATI Petugas Dinas Peternakan Kabupaten Banyuwangi sedang mengotopsi bangkai kambing milik warga Kecamatan Licin Rabu (9/10/2013)
BANYUWANGI, KOMPAS.com — Dinas Peternakan Kabupaten Banyuwangi melakukan otopsi pada bangkai kambing yang mati misterius di wilayah Kecamatan Licin, Banyuwangi. Otopsi ini dilakukan untuk menepis keresahan masyarakat yang percaya jika kambing mati disebabkan anjing jadi-jadian.

Heru Santoso, Kepala Dinas Peternakan Banyuwangi, Rabu (9/10/2013), menjelaskan, ada tiga bangkai kambing yang diotopsi dan disimpulkan bahwa kambing yang mati dimangsa oleh anjing liar.

"Untuk melumpuhkan kambing, anjing liar selalu menggigit bagian yang vital seperti leher karena di situ ada saluran napas dan pembuluh darah arteri dan vena. Biasanya, gigitan tidak akan dilepas sebelum korban mati dan bekas gigitan meninggalkan luka akibat gigi taring," kata dia.

"Terkait isu yang katanya menghisap darah, posisi gigitan anjing liar dari bawah sehingga kambing tercekik sehingga darahnya berhenti. Ada juga yang terkoyak mengeluarkan banyak darah karena diterkam dari bagian atas," sambung Heru.

Heru menjelaskan, tidak semua korban yang digigit dimakan. Jika ada yang dimakan, itu hanya organ hati dan jantung. Hal ini dimungkinkan karena hati dan jantung merupakan organ dalam yang lunak dan mudah dimakan, dan didapatkan, daripada otot daging yang liat.

"April sampai September adalah musim kawin untuk anjing. Itu juga menjadi pertimbangan karena naluri berburu semakin tinggi, apalagi anjing adalah pemakan daging dan cenderung berkoloni. Ditambah lagi cuaca kemarau dan makanan mereka di alam berkurang jauh," kata dia.

Heru menjelaskan, pihaknya saat ini mengoptimalkan peran dokter hewan untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat. "Agar isu tidak melebar dan membuat resah masyarakat serta tidak menyebabkan korban fitnah," tambahnya.

Puluhan kambing mati misterius di Kecamatan Licin, Banyuwangi, sejak Juli 2013 lalu. Angkanya semakin bertambah di bulan September dan kematian hewan ternak menyebar ke beberapa kecamatan lainnya.


Isu berkembang di masyarakat jika kambing mereka mati dimangsa anjing jadi-jadian dari warga yang menganut ilmu hitam.

EditorGlori K. Wadrianto
Komentar

Close Ads X