54 Kuota CPNS Pemprov Bengkulu Kosong Pelamar

Kompas.com - 07/10/2013, 21:56 WIB
Pedagang menawarkan buku panduan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di depan Gedung Cakara Loka Departemen Luar Negeri, Jakarta Pusat, Senin (3/9/2012). Seleksi CPNS Deplu dimanfaatkan para pedagang dadakan untuk menjual buku panduan seharga Rp 20.000 per buku. KOMPAS IMAGES / VITALIS YOGI TRISNAPedagang menawarkan buku panduan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di depan Gedung Cakara Loka Departemen Luar Negeri, Jakarta Pusat, Senin (3/9/2012). Seleksi CPNS Deplu dimanfaatkan para pedagang dadakan untuk menjual buku panduan seharga Rp 20.000 per buku.
|
EditorFarid Assifa

BENGKULU, KOMPAS.com — Sebanyak 54 kuota dari 24 formasi penerimaan CPNS Pemerintah Provinsi Bengkulu tahun 2013 kosong karena tidak ada pelamar. Hal ini disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu, Tarmizi.

"Saat ini data seluruh pelamar yang lulus verifikasi administrasi sudah kita serahkan seluruhnya ke BKN (Badan Kepegawaian Nasional), hingga hari terakhir untuk tenaga kesehatan, khususnya dokter spesialis, dan perawat jiwa tidak ada pelamarnya," ujar Tamizi.

Dijelaskannya, formasi yang dilamar terdiri atas 22 formasi tenaga spesialis dan 2 formasi perawat jiwa. Sementara dokter spesialis di antaranya, dokter bedah forensik, dokter spesialis kulit kelamin, dokter spesialis urologi, dokter spesialis rehabilitasi medik, dokter spesialis bedah plastik, dan dokter spesialis bedah syaraf.

Lalu dokter bedah mulut, dokter spesialis orthodonti, dokter spesialis radiologi, dokter spesialis paru, dokter spesialis mata, dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis kebidanan, dokter spesialis anastesi, dokter spesialis jantung, dokter spesialis syaraf, dan dokter spesialis gigi anak dengan masing-masing kuota 1 orang.

Selanjutnya, dokter spesialis jiwa, dokter spesialis orthopedi, dokter spesialis orthopedi anak, dokter spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan (THT), dan dokter spesialis bedah yang masing-masing kuotanya 2 orang. Secara keseluruhan, total terdapat 24 formasi yang kosong tanpa pelamar dengan 54 kuota.

Hingga kemarin, memang masih menunggu adanya berkas tertanggal 25 September 2013 cap pos, hingga pukul 12.00 WIB. Karena pada pukul 14.00 WIB, data keseluruhannya harus dibawa ke BKN dan diterima paling lambat besok Selasa (8/10/2013), dapat dipastikan 24 formasi dengan 54 kuota tersebut kosong untuk tahun ini.

"Hasil tersebut cukup mengecewakan bagi BKD Provinsi Bengkulu, karena lowongan tersebut kita buka untuk memenuhi kebutuhan Provinsi Bengkulu, dokter spesialis yang andal. Karena selama ini, masyarakat jika ingin berobat spesialis, harus keluar Provinsi Bengkulu, artinya uangnya tidak masuk ke Bengkulu," ujarnya.

Dirinya juga memaklumi kenyataan tersebut lantaran bagi seorang dokter spesialis, tentunya menjadi PNS tidak cukup menjanjikan. "Untuk itu, kita upayakan di tahun-tahun berikutnya untuk membina sendiri calon-calon dokter spesialis untuk memenuhi kebutuhan kita akan itu," pungkasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Salatiga Perintahkan Pendampingan Disabilitas Dilakukan Menyeluruh

Wali Kota Salatiga Perintahkan Pendampingan Disabilitas Dilakukan Menyeluruh

Regional
Debat Pilkada Putaran Kedua, Gibran Ingin Solo Utara Jadi Pusat Perdagangan, Bajo Bangun Jalan Layang

Debat Pilkada Putaran Kedua, Gibran Ingin Solo Utara Jadi Pusat Perdagangan, Bajo Bangun Jalan Layang

Regional
Tenda Terendam Air Hujan, Ribuan Pengungsi Erupsi Gunung Ile Lewotolok Direlokasi

Tenda Terendam Air Hujan, Ribuan Pengungsi Erupsi Gunung Ile Lewotolok Direlokasi

Regional
Diterjang Puting Beliung, 23 Rumah Warga di Kalsel Porak-poranda

Diterjang Puting Beliung, 23 Rumah Warga di Kalsel Porak-poranda

Regional
BNPB: Jalur Evakuasi di Gunung Semeru Harus Segera Dibangun

BNPB: Jalur Evakuasi di Gunung Semeru Harus Segera Dibangun

Regional
Bupati Positif Covid-19, Puluhan Pejabat Pemkab Bantaeng Jalani 'Swab Test'

Bupati Positif Covid-19, Puluhan Pejabat Pemkab Bantaeng Jalani "Swab Test"

Regional
Bayi Laki-laki Ditemukan Tewas Terbungkus Plastik di Pinggir Jalan

Bayi Laki-laki Ditemukan Tewas Terbungkus Plastik di Pinggir Jalan

Regional
Strategi Paslon Majukan Daerah, Gibran Fokus Pemulihan Ekonomi, Bajo Gandeng Koalisi Rakyat

Strategi Paslon Majukan Daerah, Gibran Fokus Pemulihan Ekonomi, Bajo Gandeng Koalisi Rakyat

Regional
8 Demonstran Terlibat Ricuh di Depan KPU Sulsel Dikenakan Wajib Lapor

8 Demonstran Terlibat Ricuh di Depan KPU Sulsel Dikenakan Wajib Lapor

Regional
Satgas Sebut Pemerintah Pusat Keliru Sampaikan Data Covid-19 di Papua karena Masalah Sistem

Satgas Sebut Pemerintah Pusat Keliru Sampaikan Data Covid-19 di Papua karena Masalah Sistem

Regional
Imbas Kerumunan Penonton Sepak Bola di Serang, Seorang Kapolsek Dicopot

Imbas Kerumunan Penonton Sepak Bola di Serang, Seorang Kapolsek Dicopot

Regional
7 Kabupaten yang Gelar Pilkada di NTT Kekurangan Surat Suara

7 Kabupaten yang Gelar Pilkada di NTT Kekurangan Surat Suara

Regional
Video Viral Sebuah Bus Lawah Arah Saat Macet, Sopir Akhirnya Kabur karena Dipukuli Massa

Video Viral Sebuah Bus Lawah Arah Saat Macet, Sopir Akhirnya Kabur karena Dipukuli Massa

Regional
22 Nakes Positif Covid-19, Poli Rawat Jalan RSUD dr Moh Saleh Tutup 2 Hari

22 Nakes Positif Covid-19, Poli Rawat Jalan RSUD dr Moh Saleh Tutup 2 Hari

Regional
Menkopolhukam Perintahkan Aparat Tangkap Ali Kalora dan Pengikutnya Sebelum Natal

Menkopolhukam Perintahkan Aparat Tangkap Ali Kalora dan Pengikutnya Sebelum Natal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X