Kompas.com - 07/10/2013, 11:46 WIB
Polisi menunjukkan barang bukti penembakan oleh oknum TNI AU berinisial Kopral RBW yang terjadi di sebuah kosan di di Gang Narpan, Kelurahan Situ Saeur, Kecamatan Bojong Loa Kidul, Bandung, Jawa Barat, Minggu (6/10/2013). KOMPAS.com/PUTRA PRIMA PERDANAPolisi menunjukkan barang bukti penembakan oleh oknum TNI AU berinisial Kopral RBW yang terjadi di sebuah kosan di di Gang Narpan, Kelurahan Situ Saeur, Kecamatan Bojong Loa Kidul, Bandung, Jawa Barat, Minggu (6/10/2013).
|
EditorGlori K. Wadrianto
BANDUNG, KOMPAS.com — Penembakan yang dilakukan anggota TNI AU, Kopral Satu RBW, kepada tiga penghuni kos di Gang Narpan, Kelurahan Situ Saeur, Kecamatan Bojong Loa Kidul, Bandung, Jawa Barat, Minggu (6/10/2013) sekitar pukul 04.00, terjadi karena rak sepatu miliknya berantakan.

"Sampai saat ini motifnya marah karena rak sepatunya berantakan," kata Kepala Polrestabes Bandung Kombes Pol Sutarno saat ditemui di Markas Polrestabes Bandung, Jalan Merdeka, Kota Bandung, Senin (7/10/2013).

Lebih lanjut Sutarno menambahkan, satu dari dua korban luka tembak yang saat ini dirawat di Rumah Sakit Immanuel Bandung, bernama Mumung Supriatna, sudah berhasil dioperasi. Proyektil yang bersarang di perutnya sudah diangkat.

Sementara itu, korban lain bernama Ade Kartika baru akan menjalani operasi pengangkatan proyektil peluru hari ini. "Korban tewas, yaitu Ele, sudah diserahkan ke pihak keluarga setelah otopsi di RS Polri Sartika Asih," imbuhnya.

Seperti diberitakan, penembakan terjadi setelah sebelumnya, pukul 03.00, dua wanita pemilik kamar kos, yaitu Ade Kartika dan Tina, masuk ke dalam kamar diikuti oleh dua teman laki-lakinya, Mumung dan Ele.

Tina kemudian keluar kamar untuk keperluan buang air kecil sambil mengunci ketiga rekannya di dalam kamar. Dari dalam kamar mandi, Tina mendengar pelaku berteriak-teriak dengan nada marah sambil menggedor pintu kamarnya. "Tina kemudian membuka pintu kamarnya," sambung Sutarno. 

Tersangka RBW kemudian marah-marah di dalam kos, sambil bertanya siapa yang merusak kosnya. Belum sempat mendapat penjelasan dari para korban, pelaku kemudian melepaskan sembilan tembakan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kasus ini akan dikoordinasikan dan dilimpahkan ke POM AU karena mereka yang berwenang," tuturnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X