Ada 95 Kebakaran di Garut Sejak Januari 2013

Kompas.com - 06/10/2013, 18:12 WIB
Ilustrasi kebakaran KOMPAS.com / Syahrul MunirIlustrasi kebakaran
|
EditorGlori K. Wadrianto
GARUT, KOMPAS.com - Sedikitnya 145 rumah penduduk di Garut, Jawa Barat terbakar sejak Januari 2013. Data yang dirilis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut menunjukkan jumlah kejadian selama kurun 2013 hingga awal Oktober ini mencapai 95 kali.

Artinya dalam setiap dua hari sekali, satu rumah terbakar di wilayah berjuluk Swiss van Java ini. Adapun jumlah kerugian fisik ditaksir mencapai Rp 7,5 miliar.

"Total kejadian 95 kali dengan rincian 62 rusak berat, 54 rusak ringan, 12 rusak sedang, satu madrasah dan satu masjid rata dengan tanah. Kerugian materi mencapai Rp 7,5 miliar," kata Kepala BPBD Garut, Disdik Hendrajaya, Minggu (6/10/2013) siang.

Sementara itu, jumlah korban dalam sejumlah peristiwa kebakaran itu, meninggal tiga orang, tiga orang luka berat dan satu orang luka ringan. "Total korban tewas tiga orang. Terakhir dari kejadian Pakenjeng yang semula satu orang menjadi dua orang. Seorang balita yang menderita luka bakar akhirnya meninggal dalam perjalanan ke RSHS Bandung," ungkap Disdik.


Akibat bencana kebakaran tersebut, saat ini 730 jiwa kehilangan tempat tinggal. Beragam pemicu kebakaran, tambah Disdik, namun sebagian besar akibat hubungan pendek arus lilstrik.

"Kebanyakan akibat korsleting. Tapi adapula karena puntung rokok dan ledakan kompor. Kami mengimbau, apalagi saat ini musim kemarau, agar warga lebih waspada terhadap potensi kebakaran," tambah Disdik.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kejati Babel Telusuri Kredit BRI Rp 39 Miliar yang Diduga Bermasalah

Kejati Babel Telusuri Kredit BRI Rp 39 Miliar yang Diduga Bermasalah

Regional
Perampokan dan Penyekapan di Toko Tesktil di Prabumulih Ternyata Rekayasa ART

Perampokan dan Penyekapan di Toko Tesktil di Prabumulih Ternyata Rekayasa ART

Regional
Senjata TNI Korban Helikopter MI-17 Belum Ditemukan, Polda Papua Minta Masyarakat Tak Sepelekan Imbauan

Senjata TNI Korban Helikopter MI-17 Belum Ditemukan, Polda Papua Minta Masyarakat Tak Sepelekan Imbauan

Regional
Turis China yang Bertahan di Bali Tinggal 600 Orang

Turis China yang Bertahan di Bali Tinggal 600 Orang

Regional
Tebang Kayu Jati Milik Perhutani untuk Perbaiki Rumah, Dua Warga Ditangkap

Tebang Kayu Jati Milik Perhutani untuk Perbaiki Rumah, Dua Warga Ditangkap

Regional
Warga Gunungkidul Tewas Terbakar Setelah Tabrak Kabel Listrik yang Menjuntai di Jalan, Tubuh dan Motornya Hangus

Warga Gunungkidul Tewas Terbakar Setelah Tabrak Kabel Listrik yang Menjuntai di Jalan, Tubuh dan Motornya Hangus

Regional
Pasangan Penjahit-Ketua RW di Solo Butuh 9 Bulan untuk Kumpulkan 40 Ribu KTP Pendukung

Pasangan Penjahit-Ketua RW di Solo Butuh 9 Bulan untuk Kumpulkan 40 Ribu KTP Pendukung

Regional
BPBD Tanimbar: Gempa 5,5 Magnitudo Tak Timbulkan Kerusakan

BPBD Tanimbar: Gempa 5,5 Magnitudo Tak Timbulkan Kerusakan

Regional
Pasca-rusuh Rutan Kabanjahe, 167 Warga Binaan Dipulangkan

Pasca-rusuh Rutan Kabanjahe, 167 Warga Binaan Dipulangkan

Regional
Cerita Suami Istri Dihadiahi Bemo Senilai Rp 65 Juta dari Bule Jerman

Cerita Suami Istri Dihadiahi Bemo Senilai Rp 65 Juta dari Bule Jerman

Regional
Rumah Produksi Kosmetik Ilegal di Bandung Digerebek, Produknya Dijual Via Shopee

Rumah Produksi Kosmetik Ilegal di Bandung Digerebek, Produknya Dijual Via Shopee

Regional
Kronologi Penemuan Jenazah Kakek di Bali, Hilang 15 Hari dan Isi Perut Hilang

Kronologi Penemuan Jenazah Kakek di Bali, Hilang 15 Hari dan Isi Perut Hilang

Regional
Perampok Rumah Keponakan Bupati Soppeng di Makassar adalah Pacar Temannya

Perampok Rumah Keponakan Bupati Soppeng di Makassar adalah Pacar Temannya

Regional
Jelang PON Papua, Kapolda Klaim Direstui Kapolri Perkuat Pengamanan

Jelang PON Papua, Kapolda Klaim Direstui Kapolri Perkuat Pengamanan

Regional
Virus Corona, Wisatawan ke Tanah Lot Turun Drastis, Kenaikan Tarif Tiket Ditunda?

Virus Corona, Wisatawan ke Tanah Lot Turun Drastis, Kenaikan Tarif Tiket Ditunda?

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X