Kompas.com - 05/10/2013, 06:47 WIB
Peserta tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kementerian Luar Negeri mengerjakan soal di Jakarta International Expo (Ji Expo) Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (8/9/2012). Sebanyak 3.352 Peserta ikut tes CPNS Kemenlu yang memperebutkan 120 kursi. TRIBUN / HERUDINPeserta tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kementerian Luar Negeri mengerjakan soal di Jakarta International Expo (Ji Expo) Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (8/9/2012). Sebanyak 3.352 Peserta ikut tes CPNS Kemenlu yang memperebutkan 120 kursi.
|
EditorPalupi Annisa Auliani
MAGELANG, KOMPAS.com — Berkas perkara kasus penipuan berkedok penerimaan calon pegawai negeri sipil yang melibatkan anggota polisi dan oknum guru di Magelang, Jawa Tengah, dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Magelang. Dua tersangka masih berada di tahanan Mapolres Magelang Kota.

“Kami sudah kirim berkas perkara ke Kejari beberapa waktu lalu," terang Kapolres Magelang Kota, AKBP Tommy Aria Dwianto, Jumat (4/10/2013). Dua tersangka dalam kasus ini adalah Bripka EYP dan TM.

Dalam kasus pidananya, kata Tommy, kedua tersangka terancam hukuman 4 tahun penjara sesuai Pasal 378 KUHP tentang penipuan. Khusus EYP yang adalah anggota polisi, Tommy mengatakan, EYP sudah menjalani pula pemeriksaan pelanggaran kode etik.

Satu pelaku lain, sebut Tommy, masih terus diburu. Pelaku yang masih buron, berinisial AJ, diduga merupakan otak dari penipuan. Para pelaku menjanjikan kepada para korban untuk dapat menjadi pegawai negeri Kementerian Keuangan di wilayah Magelang, asalkan membayar sejumlah uang.

Tommy meminta masyarakat yang merasa menjadi korban penipuan para pelaku melaporkan diri ke kepolisian. Saat ini penyidikan masih terus dikembangkan, termasuk menunggu laporan masyarakat dan menyebarkan foto tersangka yang masih buron. “Kami tetap akan dan masih menunggu laporan dari korban lain, untuk memperkuat data, sehingga juga bisa mempercepat proses selanjutnya,” kata Tommy.

Diberitakan sebelumnya, Polres Magelang Kota telah mengamankan dan menetapkan Bripka EYP, anggota polisi, dan TM, seorang guru wiyata bhakti, sebagai tersangka atas kasus dugaan penipuan ini. Penangkapan dilakukan dari hasil laporan salah satu korban, Slamet Ashadi, warga Gowak Grabag Kabupaten Magelang.

Penyelidikan sementara, para tersangka diduga telah melakukan penipuan terhadap 9 korban warga Magelang, Temanggung, dan Purworejo. Para korban diminta menyetor uang hingga ratusan juta rupiah sebagai pelicin agar lolos menjadi PNS.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X