Kompas.com - 03/10/2013, 18:08 WIB
Perda dilanggar, DKP Gelar razia KOMPAS.com/YOVANDA NONIPerda dilanggar, DKP Gelar razia
|
EditorFarid Assifa

SAMARINDA, KOMPAS.com – Dinas Kebersihan Samarinda kembali menggelar operasi Yustisi Kebersihan, Kamis (3/10/2013). Operasi itu digelar lantaran larangan membuang sampah di luar pukul 18.00 hingga 06.00 tidak diindahkan sebagian masyarakat di Kota Tepian tersebut.

Petugas operasi mendapati beberapa warga tertangkap tangan sedang membuang sampah. Mereka langsung dihadapkan pada Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) untuk didata dan selanjutnya diarahkan untuk mengikuti sidang tindak pidana ringan (Tipiring) di Pengadilan Negeri Kota Samarinda.

Kepala Bidang Penyuluhan dan Pengawasan, Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Samarinda, Norsalim yang memimpin Operasi Yustisi Kebersihan tersebut mengatakan, sosialisasi kepada masyarakat telah dilakukan secara berulang-ulang. Baik melalui media elektronik, cetak, maupun imbauan langsung yang disampaikan oleh camat dan lurah setempat. Namun sayangnya, hingga sekarang, imbauan tersebut masih seperti angin lalu saja.

“Pemerintah tentu tidak ingin warga terkena sanksi. Tetapi jika tindakan persuasif tidak mendapat respons yang baik, tentu harus ada mekanisme penindakan. Harusnya masyarakat mengindahkan aturan tersebut karena merupakan perda yang sah,” jelasnya.

Terlebih, perda tersebut telah diberlakukan sejak tahun 2011 sehingga tidak ada alasan bagi warga membuang sampah di sembarang tempat maupun di luar jam yang ditentukan. Padahal, operasi Yustisi ini merupakan agenda rutin. Karena itu, pihaknya sangat menyayangkan bila masyarakat masih hobi buang sampah di jam-jam yang dilarang.

“Seharusnya warga sudah memahami. Ya, semua yang tertangkap tangan harus dijatuhi hukuman sesuai dengan pelanggaran Perda Kota Samarinda No. 2 tahun 2011 tentang Pengelolaan Sampah,” katanya.

“Ke depan, DKP akan terus melakukan kegiatan serupa sehingga masyarakat benar-benar tertib memperlakukan sampah mereka agar tidak mengganggu kepentingan umum,” pungkasnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.