Kompas.com - 02/10/2013, 20:00 WIB
Kepala BKD Kabupaten Pulau Morotai Jainab Bin Djawa. Kompas.com/ Anton Abdul KarimKepala BKD Kabupaten Pulau Morotai Jainab Bin Djawa.
|
EditorFarid Assifa

TERNATE, KOMPAS.com
– Penerimaan pendaftaran seleksi calon pegawai negeri sipil daerah (CPNSD) di Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara membeludak. Sebanyak 355 formasi yang dijatah Pemerintah Pusat, dilamar oleh 4.952 orang.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Pulau Morotai, Jainab Bin Djawa kepada Kompas.com mengatakan, penerimaan pendaftaran seleksi CPNSD tahun 2013 di Kabupaten Pulau Morotai dimulai dari 12 hingga 25 September 2013. Namun pihaknya baru selesai memasukkan data pelamar lantaran jumlahnya yang terlalu banyak.

“Jumlah pelamar sebanyak 4.912 orang, itu yang sudah lolos seleksi berkas. Karena ada 40 orang yang dinyatakan tidak memenuhi syarat,” ungkap Jainab, Rabu (2/10/2013).

Sebanyak 40 pelamar yang tidak lolos seleksi berkas ini, rata-rata karena kualifikasi pendidikan pelamar tidak sesuai dengan formasi jabatan yang dilamar.

“Misalkan si pelamar ini kualifikasi pendidikannya Perbankan, yang dia lamar justru formasi Verifikator Keuangan, ini kan tidak bisa,” tegas Jainab.

Ada pula pelamar yang tak lolos seleksi berkas karena usianya sudah melewati batas persyaratan penerimaan seleksi CPNSD. Sesuai persyaratan, batas usia pelamar maksimal 35 tahun terhitung 1 Januari 2014. “Kalau yang usianya sudah lewat ada sepuluh orang,” sambungnya.

Para pelamar yang tidak memenuhi syarat ini, kata Jainab, beberapa di antaranya masih diberi kesempatan untuk memperbaiki berkasnya. Sebab, ada pelamar yang tidak memenuhi syarat karena kekurangan berkas persyaratan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Yang sifatnya administrasi seperti dokumen transkrip nilainya kurang, ini masih bisa diperbaiki. Tapi kalau kualifikasi pendidikan tidak sesuai serta umur yang sudah lewat itu memang sudah tidak bisa lagi diperbaiki,” jelas Jainab. Pihaknya hanya memberikan kesempatan perbaikan hingga 4 Oktober 2013.

Membeludaknya jumlah pelamar seleksi CPNSD di Kabupaten Pulau Morotai karena daerah ini paling banyak mendapat kuota formasi penerimaan seleksi CPNSD di Provinsi Maluku Utara, yakni sebanyak 355 formasi. Sedangkan daerah lain seperti Kota Ternate hanya mendapat jatah 30 formasi, Kota Tidore Kepulauan 50 formasi dan beberapa daerah lain di Malut yang hanya di bawah 100 formasi.

“Yang melamar di sini tidak hanya orang Morotai saja, tapi hampir seluruh daerah di Maluku Utara, mereka datang mendaftarkan diri. Termasuk dari Jawa dan Sulawesi juga datang ke sini mendaftarkan diri,” ungkap Jainab. Menurutnya, seleksi tertulis CPNSD di Kabupaten Pulau Morotai dilaksanakan pada 3 November 2013.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X