Perampok Sepeda Motor Bunuh Ibu Rumah Tangga

Kompas.com - 01/10/2013, 18:29 WIB
Seorang ibu rumah tangga bernama Sri Erna (40), Warga komplek Arcamanik Endah nomor 11/125 RT 01 RW 02 Kelurahan Cisaranten Endah, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung ditemukan tewas bersimbah darah di dalam kamar mandi, Selasa (1/10/2013) sore. KOMPAS.COM/PUTRA PRIMA PERDANASeorang ibu rumah tangga bernama Sri Erna (40), Warga komplek Arcamanik Endah nomor 11/125 RT 01 RW 02 Kelurahan Cisaranten Endah, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung ditemukan tewas bersimbah darah di dalam kamar mandi, Selasa (1/10/2013) sore.
|
EditorKistyarini

BANDUNG, KOMPAS.com — Seorang ibu rumah tangga, Sri Erna (40), warga Kompleks Arcamanik Endah Nomor 11/125 RT 01 RW 02, Kelurahan Cisaranten Endah, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, ditemukan tewas bersimbah darah di kamar mandi, Selasa (1/10/2013) sore.

Menurut keterangan dari Kepala Polsek Arcamanik Kompol I Ketut Adi Purnama saat ditemui di sela-sela oleh tempat kejadian perkara, Sri Erna diduga menjadi korban pembunuhan yang merupakan bagian dari perampokan.

"Ada luka di bagian kepala. Banyak darah di lantai kamar mandi, korban kemungkinan dibenturkan," kata Adi.

Sementara itu, Dadang (52), salah seorang petugas keamanan di RW 02 Perumahan Arcamanik Endah, menuturkan, pada pukul 09.00 WIB, Sri Erna sempat ditelepon oleh salah seorang anaknya yang meminta dijemput sepulang sekolah. Setiap hari, Sri Erna mengantar dan menjemput kedua anaknya.


Pada pukul 10.30 WIB, salah seorang anaknya yang bersekolah di SD Taruna Bhakti kembali menelepon sang ibu. Namun, ponsel Sri Erna ternyata sudah tidak bisa dihubungi.

Khawatir dengan keadaan si ibu yang tidak ada kabar hingga pukul 15.00 WIB, anak tersebut kemudian menghubungi ayahnya bernama Hendra Safrial (51), yang sedang bekerja di PT Dirgantara Indonesia (DI).

"Jam tiga sore Pak Hendra menjerit, teriak-teriak. Warga langsung berhamburan keluar," kata Dadang.

Waktu ditanya, kata Dadang, Hendra mengatakan, istrinya sudah meninggal di kamar mandi. "Ya, saya langsung lapor ke polisi," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Polrestabes Bandung Kombes Pol Sutarno mengatakan, pembunuhan tersebut diduga kuat adalah aksi perampokan. Pasalnya, sepeda motor jenis Honda Supra X 125, tas, uang, dan juga ponsel milik korban diketahui telah raib.

"Kendaraan berupa sepeda motor dibawa tersangka. Saat ini suaminya masih shock, sampai nomor kendaraan tidak tahu pas ditanya," ujarnya.

Hingga saat ini, tim Inafis Polrestabes Bandung masih melakukan olah TKP dan menyelidiki lebih lanjut pencurian berujung pembunuhan itu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X