Kompas.com - 30/09/2013, 17:39 WIB
|
EditorFarid Assifa

MAGELANG, KOMPAS.com – Kepolisian Resor (Polres) Magelang Kota mengamankan dua tersangka pelaku penipuan berkedok penerimaan pegawai negeri sipil (PNS). Keduanya adalah Bripka EYP, seorang anggota Polres Magelang Kota, warga Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang dan TM (29), seorang guru wiyata, warga Desa Kalegen, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang.

Kedua tersangka disinyalisasi telah menipu 9 orang dengan dalih bisa meloloskan para korban menjadi PNS di Kementerian Keuangan RI. Dari 9 korban itu, 7 orang warga Magelang, 1 orang warga Purworejo dan 1 orang warga Temanggung. Penangkapan kedua tersangka merupakan hasil pengembangan dari laporan salah satu korban, Slamet Ashadi, warga Jalan Gowak, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang.

Kapolres Magelang Kota, AKBP Tomy Arya Dwiyanto menerangkan, pelaku melakukan penipuan dengan modus iming-iming bisa meloloskan para korban menjadi PNS. Namun dengan syarat, korban harus menyetor sejumlah uang kepada tersangka sebagai pelicin.

Menurut pelapor, kata Tommy, peristiwa tersebut terjadi sekitar bulan Mei 2013 dan korban baru melaporkan pada 25 Agustus 2013. Menurut Tommy, para korban sengaja mengulur waktu pelaporan agar pelaku bisa mengembalikan mereka.

“Namun dari waktu yang telah dijanjikan, pelaku tidak dapat mengembalikan uang korban,” jelas Tommy saat gelar kasus di Mapolres Magelang Kota, Senin (30/9/2013).

Selain dua tersangka tersebut, kata Tommy, satu lagi tersangka beinisal AJ, warga Mranggen Kabupaten Demak yang diduga menjadi otak penipuan, saat ini masih dalam pengejaran polisi dan masuk ke daftar pencarian orang (DPO).

“Uang yang berhasil dikumpulkan oleh TM dan EYP dari korban kemudian disetorkan ke AJ. Kepada dua tersangka, AJ mengiming-iming bonus Rp 5 Juta jika berhasil mengumpulkan satu korban,” terang Tommy.

Tommy melanjutkan, kerugian yang dialami korban masing-masing bervariasi. Mulai dari Rp 100 juta hingga Rp 220 juta per orang. Untuk meyakinkan para korban, kata Tommy, mereka diminta untuk menyerahkan uang tunai kepada tersangka EYP di Poliklinik Polres Magelang Kota di Jalan A Yani, Kota Magelang. Bahkan, para korban juga telah beri seragam safari layaknya seragam PNS.

“Transaksi yang dilakukan memang dengan cara cash and carry, tidak ditemukan adanya transaksi mencurigakan dari buku rekening kedua tersangka. Oleh tersangka EYP, para korban diberi kuitansi bematerai dan sementara EYP menandatangi surat pernyataan tertulis tentang kesanggupan mengembalikan uang jika korban tidak diterima menjadi PNS,” lanjut Tommy.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa beberapa kuitansi, surat pernyataan dan seragam safari berwarna coklat. Atas perbuatan tersebut, tersangka akan dijerat Pasal 378 tentang penipuan dengan acaman hukuman 4 tahun penjara. Sedangan oknum polisi akan diproses sesuai dengan kode etik kepolisian dan jika terbukti bersalah, dipastikan akan diberhentikan dari kepolisian dengan tidak hormat.

“Saat ini kami masih terus melakukan penyelidikan dan pengembangan, apakah kasus ini merupakan jaringan atau tidak. Kami juga telah berkoordinasi dengan polres lainnya dan berbagai pihak untuk menangkap tersangka AJ. Kami imbau kepada para korban lainnya yang merasa dirugikan untuk melapor kepada kami,” imbau Tommy.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Regional
Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Regional
Gubenrur Jatim Berikan Bantuan Sambungan Listrik PLN untuk 1.951 Penyintas APG Semeru

Gubenrur Jatim Berikan Bantuan Sambungan Listrik PLN untuk 1.951 Penyintas APG Semeru

Regional
Lumpy Skin Disease Ancam Ketahanan Pangan

Lumpy Skin Disease Ancam Ketahanan Pangan

Regional
Sambut Panen, Gubernur Riau Hadiri Gebyar Makan Durian Bantan 2022

Sambut Panen, Gubernur Riau Hadiri Gebyar Makan Durian Bantan 2022

Regional
Ketua TP-PKK Riau Riau Kunjungi Dua Panti Asuhan di Bengkalis

Ketua TP-PKK Riau Riau Kunjungi Dua Panti Asuhan di Bengkalis

Regional
Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Regional
Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Regional
Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2024 Meningkat, Masyarakat Papua Diimbau Lakukan Hal Ini

Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2024 Meningkat, Masyarakat Papua Diimbau Lakukan Hal Ini

Regional
Cegah Penyebaran PMK, Bupati Wonogiri Perketat Pengawasan di Pasar Hewan

Cegah Penyebaran PMK, Bupati Wonogiri Perketat Pengawasan di Pasar Hewan

Regional
Patuh Sampaikan LHKPN, Gubernur Riau Syamsuar Dapat Apresiasi dari KPK

Patuh Sampaikan LHKPN, Gubernur Riau Syamsuar Dapat Apresiasi dari KPK

Regional
Mulai Juli 2022, Pemkab Wonogiri Cover Iuran BPJS Ketenagakerjaan Seluruh Perangkat RT dan RW

Mulai Juli 2022, Pemkab Wonogiri Cover Iuran BPJS Ketenagakerjaan Seluruh Perangkat RT dan RW

Regional
Lestarikan Lingkungan, Pemprov Papua Tanam 1.000 Pohon Sagu di Jayapura

Lestarikan Lingkungan, Pemprov Papua Tanam 1.000 Pohon Sagu di Jayapura

Regional
Melalui DD Farm, Dompet Dhuafa Sediakan Pakan Ternak untuk Warga Gunungkidul

Melalui DD Farm, Dompet Dhuafa Sediakan Pakan Ternak untuk Warga Gunungkidul

Regional
Sediakan Hewan Kurban di Sulteng, Dompet Dhuafa Berdayakan Peternak Lokal

Sediakan Hewan Kurban di Sulteng, Dompet Dhuafa Berdayakan Peternak Lokal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.