BMKG: Bengkulu Waspada Puting Beliung Susulan

Kompas.com - 30/09/2013, 16:27 WIB
Hujan deras disertai badai yang mengguyur Kota Bengkulu sejak kemarin sore, mengakibatkan puluhan tenda panitia acara Bengkulu Expo rusak, satu wartawan TV lokal, Esa TV mengalami patah bahu kiri KOMPAS.com/FirmansyahHujan deras disertai badai yang mengguyur Kota Bengkulu sejak kemarin sore, mengakibatkan puluhan tenda panitia acara Bengkulu Expo rusak, satu wartawan TV lokal, Esa TV mengalami patah bahu kiri
|
EditorFarid Assifa

BENGKULU, KOMPAS.com — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Provinsi Bengkulu (BMKG Bengkulu) mengingatkan warga di kawasan tersebut untuk waspada terhadap kemungkinan angin puting beliung yang sempat merusak delapan rumah warga pada Minggu (29/9/2013) dapat terjadi kembali dalam dua hari.

"Cuaca Bengkulu sampai dengan 2 Oktober 2013 masih dalam keadaan ekstrem. Kemungkinan angin badai akan terjadi di tempat yang sama, khususnya di pesisir pantai Bengkulu," kata Prakirawan BMKG Bengkulu, Rosidah, Senin (30/9/2013).

Ia melanjutkan, angin yang berputar-putar itu disebabkan oleh awan kumulus tinggi yang menggumpal dan menggelayut. Pemanasan suhu permukaan laut juga memicu awan menggumpal dan menghasilkan angin kencang yang berputar atau udara labil.

Selain angin badai berpeluang muncul, fenomena ini menyebabkan gelombang laut Bengkulu meninggi 2,5 meter hingga 3 meter, serta angin berembus dari timur laut ke barat daya dengan kecepatan 36 km per jam.

Ia juga mengingatkan kepada para pengguna jasa laut dan nelayan untuk waspada terhadap gelombang tinggi dan angin yang kencang.

Sebelumnya, Minggu (29/9/2013), badai angin kencang menyapu 8 rumah warga di Kota Bengkulu. Puluhan orang pun memperbaiki rumah karena atap dan fondasi terlepas akibat kencangnya angin.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Nelayan Benur di Lombok yang Hidupnya Tak Tentu karena Tengkulak

Cerita Nelayan Benur di Lombok yang Hidupnya Tak Tentu karena Tengkulak

Regional
Fakta Seorang Warga Kalsel Diterkam Buaya, Berawal dari Cuci Tangan di Pintu Air Tambak

Fakta Seorang Warga Kalsel Diterkam Buaya, Berawal dari Cuci Tangan di Pintu Air Tambak

Regional
Benteng Hock, Kantor Satlantas Polres Salatiga yang Dikenal Angker, Kini Jadi Spot Foto

Benteng Hock, Kantor Satlantas Polres Salatiga yang Dikenal Angker, Kini Jadi Spot Foto

Regional
Gubernur Banten: Tak Ada Konflik, Jadwal Pilkada Banten Masih Sesuai Agenda

Gubernur Banten: Tak Ada Konflik, Jadwal Pilkada Banten Masih Sesuai Agenda

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak di Ciamis, Sebulan Lebih dari 100 Orang Positif

Kasus Covid-19 Melonjak di Ciamis, Sebulan Lebih dari 100 Orang Positif

Regional
Pesan Pensiunan Guru: Kalau Anda Sukses, Tolong Perhatikan Guru...

Pesan Pensiunan Guru: Kalau Anda Sukses, Tolong Perhatikan Guru...

Regional
Modus Ganti Isi Galon dengan Air Biasa tapi Tutup Segel Resmi, 2 Agen Ditahan Polisi

Modus Ganti Isi Galon dengan Air Biasa tapi Tutup Segel Resmi, 2 Agen Ditahan Polisi

Regional
Minuman Literasi, Produk Herbal Kekinian ala Siswa SMK Gresik, Peluang Bisnis Baru di Balik Pandemi

Minuman Literasi, Produk Herbal Kekinian ala Siswa SMK Gresik, Peluang Bisnis Baru di Balik Pandemi

Regional
Main Perahu di Rawa Pening tapi Tiba-tiba Bocor, Pemancing Tewas Tenggelam

Main Perahu di Rawa Pening tapi Tiba-tiba Bocor, Pemancing Tewas Tenggelam

Regional
Diterkam Buaya Usai Panen Bandeng, Anggota Tubuh Pria Ini Belum Ditemukan

Diterkam Buaya Usai Panen Bandeng, Anggota Tubuh Pria Ini Belum Ditemukan

Regional
Niat Memijat Muridnya yang Cedera, Oknum Guru di Kalsel Justru Berbuat Cabul

Niat Memijat Muridnya yang Cedera, Oknum Guru di Kalsel Justru Berbuat Cabul

Regional
Bayar Uang Muka Tagihan Listrik yang Capai Belasan Juta Rupiah, Suratno Harus Jual 7 Pohon Miliknya

Bayar Uang Muka Tagihan Listrik yang Capai Belasan Juta Rupiah, Suratno Harus Jual 7 Pohon Miliknya

Regional
Sosok Mendiang Bupati Situbondo di Mata Khofifah dan Emil Dardak

Sosok Mendiang Bupati Situbondo di Mata Khofifah dan Emil Dardak

Regional
Ini Alasan Putra Amien Rais Dukung Gibran pada Pilkada 2020 Kota Solo

Ini Alasan Putra Amien Rais Dukung Gibran pada Pilkada 2020 Kota Solo

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bupati Situbondo Meninggal karena Covid-19 | Putra Amien Rais Dukung Gibran

[POPULER NUSANTARA] Bupati Situbondo Meninggal karena Covid-19 | Putra Amien Rais Dukung Gibran

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X