Perahu Pengangkut Imigran Gelap Tenggelam di Cianjur

Kompas.com - 27/09/2013, 17:37 WIB
Ilustrari tenggelam. ShutterstockIlustrari tenggelam.
EditorKistyarini

SUKABUMI, KOMPAS.com
- Tim Search and Rescue (SAR) gabungan dari Sukabumi disiagakan menyusul tengelamnya kapal pengangkut imigran gelap yang tenggelam di perairan laut Agrabinta, Cianjur, Jumat (27/9/2013).

Informasi yang dihimpun dari anggota SAR, kapal yang mengangkut puluhan imigran gelap asal Timur Tengah tersebut tenggelam di Kampung Genggong, Desa Sinarlaut, Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur.

"Kami saat ini masih siaga, tetapi belum ke lokasi tempat kejadian musibah karena daerah tersebut merupakan wilayah Pos SAR Bandung. Namun jika diminta diperbantukan kami akan langsung ke lokasi," kata Ketua Forum Komunikasi SAR Daerah Kabupaten Sukabumi Okih Fajri,  kepada Antara, Jumat.

Menurut Okih, dikhawatirkan ada imigran gelap yang mencoba menyelamatkan diri atau terdampar di wilayah Sukabumi, apalagi informasinya korban tewas pada peristiwa tersebut cukup banyak. Bisa saja jenazahnya terbawa arus hingga perairan laut Sukabumi.

Maka dari itu, pihaknya sampai saat ini masih terus memantau dan berkoordinasi baik dari anggota TNI Angkatan Laut maupun Pos SAR Bandung untuk ikut membantu baik dalam melakukan penyelamatan, pencarian maupun evakuasi imigran gelap tersebut.

Lebih lanjut, namun jika dilihat dari titik kordinat di lintang tujuh derajat lokasi tenggelamnya kapal pengangkut puluhan imigran gelap tersebut masih berada di wilayah perairan laut Sukabumi. Tapi diduga, karena arus maupun gelombang mengarah ke wilayah Cianjur, kapal nahas tersebut terbawa hingga ke Cianjur.

"Kami sudah siap-siap untuk diperbantukan jika diminta, namun jika ada laporan yang menyebutkan ada jenazah imigran gelap berada di wilayah Sukabumi kami akan langsung melakukan tindakan seperti evakuasi," tambahnya.

Sementara, Komandan Pos TNI AL Palabuhanratu, Lettu Ridwan mengatakan sampai saat ini pihaknya belum menerima informasi adanya imigran gelap korban kapal tenggelam di Cianjur terdampar di Sukabumi.

"Kami sampai saat ini masih memantau perkembangannya dan sudah menugaskan anggota kami bersiaga untuk diperbantukan," kata Ridwan.



Sumber Antara
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Olah Pangan Lokal, Usaha Kelompok Masyarakat Ini Beromzet Jutaan Rupiah Selama Pandemi

Olah Pangan Lokal, Usaha Kelompok Masyarakat Ini Beromzet Jutaan Rupiah Selama Pandemi

Regional
Mayat Perempuan Terbakar dalam Mobil di Sukoharjo Korban Pembunuhan

Mayat Perempuan Terbakar dalam Mobil di Sukoharjo Korban Pembunuhan

Regional
Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja, Buruh Demo di Gedung DPRD Kalsel

Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja, Buruh Demo di Gedung DPRD Kalsel

Regional
Pemilik Tanaman Ganja di Tasik Lakukan Riset dan Gunakan Cara Ilmiah

Pemilik Tanaman Ganja di Tasik Lakukan Riset dan Gunakan Cara Ilmiah

Regional
Kisah Vera Key, Sukses Usaha Reparasi Boneka Bekas Diminati hingga ke Mancanegara

Kisah Vera Key, Sukses Usaha Reparasi Boneka Bekas Diminati hingga ke Mancanegara

Regional
Kisah TKW Indramayu Meninggal di Malaysia karena TBC, Kabur dari Majikan dan Dirawat Pria Myanmar

Kisah TKW Indramayu Meninggal di Malaysia karena TBC, Kabur dari Majikan dan Dirawat Pria Myanmar

Regional
Heboh Pendaki Foto Bugil di Gunung Gede, Ini Kata Pengelola

Heboh Pendaki Foto Bugil di Gunung Gede, Ini Kata Pengelola

Regional
Ingat, Wisatawan yang Ingin ke Bali Tetap Wajib Menunjukkan Hasil Rapid Test

Ingat, Wisatawan yang Ingin ke Bali Tetap Wajib Menunjukkan Hasil Rapid Test

Regional
Sultan HB X Ogah Komentari Satu Tahun Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf

Sultan HB X Ogah Komentari Satu Tahun Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf

Regional
Mengaku Dipukul Kekasihnya di Apartemen, Perempuan Ini Pecah Kaca Jendela untuk Cari Bantuan

Mengaku Dipukul Kekasihnya di Apartemen, Perempuan Ini Pecah Kaca Jendela untuk Cari Bantuan

Regional
Wartawan Dibunuh karena Masalah Sepele, Keluarga Minta Pelaku Dihukum Seberat-beratnya

Wartawan Dibunuh karena Masalah Sepele, Keluarga Minta Pelaku Dihukum Seberat-beratnya

Regional
Harapan Gubernur Sulsel di Periode Kedua Pemerintahan Jokowi

Harapan Gubernur Sulsel di Periode Kedua Pemerintahan Jokowi

Regional
Ngantor Pakai Sarung di Hari Santri, ASN: Teringat Perjuangan Kiai Hasyim Asy’ari

Ngantor Pakai Sarung di Hari Santri, ASN: Teringat Perjuangan Kiai Hasyim Asy’ari

Regional
Ada Kirab Perahu di Rawa Pening untuk Peringati Hari Santri Nasional

Ada Kirab Perahu di Rawa Pening untuk Peringati Hari Santri Nasional

Regional
3 Anak Hilang Misterius di Langkat, Polisi Turunkan Anjing Pelacak

3 Anak Hilang Misterius di Langkat, Polisi Turunkan Anjing Pelacak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X