Ayah Bayi Kembar Parasit Ingin Lihat Anaknya Tersenyum

Kompas.com - 24/09/2013, 20:03 WIB
|
EditorFarid Assifa
BANDUNG, KOMPAS.com - Aep Supriatna (36) sudah genap satu minggu tidak berjualan es cincau, sejak istrinya pecah air ketuban dan melahirkan bayi dengan kondisi mulut tersumpal bayi lainnya. Aep tidak menafkahi istri dan dua anaknya, karena harus menemani putra ketiganya yang terlahir tidak sempurna itu di ruang perawatan Neonatal Intensife Care Unit (NICU) RSHS Bandung.

"Sejak ada tanda-tanda istri mau melahirkan, saya nggak jualan. Ya, pasti tidak punya uang," kata Aep saat ditemui di ruang tunggu RSHS Bandung, Selasa (24/9/2013).

Untuk saat ini, Aep hanya bergantung dari keluarganya yang memberikan bantuan materi seadanya, untuk menghidupi anak dan istrinya yang menunggu di rumah. Sementara untuk kebutuhannya sehari-hari selama menemani putranya yang diberi nama Ginan Septian Nugraha di RSHS, Aep mengaku terpaksa meminjam sejumlah uang dari tetangga maupun temannya. "Tapi saya bilangnya pinjam dan pasti dikembalikan nanti," ujarnya lirih.

Beruntung, setelah ada pemberitaan tentang anaknya baik di media massa lokal maupun media nasional, Aep mengaku ada beberapa orang yang datang langsung secara sukarela memberikan sejumlah uang kepadanya.

"Tadi juga ada ibu-ibu yang lagi jenguk pasien (di RSHS), katanya dia beli koran, terus habis baca koran langsung minta ditunjukin satpam ke saya. Alhamdulillah masih ada yang peduli," ujar Aep malu-malu.

Pada dasarnya, Aep tidak berharap bantuan berupa materi tersebut diberikan langsung kepadanya. Yang penting, kata Aep, anak ketiganya itu bisa pulang dengan kondisi sehat, agar istrinya yang saat ini masih tergolek lemas akibat pendarahan saat melahirkan, bisa melihat Ginan tersenyum. "Saya ikhlas, yang penting anak saya bisa sehat," ujarnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BERITA FOTO: 17 Bayi Lahir di Tenda Pengungsian Gempa Ambon, Ada yang Kembar hingga Nama yang Unik

BERITA FOTO: 17 Bayi Lahir di Tenda Pengungsian Gempa Ambon, Ada yang Kembar hingga Nama yang Unik

Regional
Tabrakan Maut Rombongan Pengantin, 1 Korban Dirujuk ke Banda Aceh, 4 Rawat Jalan

Tabrakan Maut Rombongan Pengantin, 1 Korban Dirujuk ke Banda Aceh, 4 Rawat Jalan

Regional
Kisah Anwar, Merintis Usaha Gula Semut Sejak SMA, Kini Miliki Omzet Ratusan Juta Per Bulan

Kisah Anwar, Merintis Usaha Gula Semut Sejak SMA, Kini Miliki Omzet Ratusan Juta Per Bulan

Regional
Balita Tewas dengan Luka Lebam dan Sundutan Rokok, Pengakuan Ibu Jatuh dari Kamar Mandi

Balita Tewas dengan Luka Lebam dan Sundutan Rokok, Pengakuan Ibu Jatuh dari Kamar Mandi

Regional
Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Jambi

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Jambi

Regional
Angin Puting Beliung Rusak Rumah Warga dan Padamkan Listrik

Angin Puting Beliung Rusak Rumah Warga dan Padamkan Listrik

Regional
Kisah Desa Menari di Lereng Telomoyo

Kisah Desa Menari di Lereng Telomoyo

Regional
Gunakan Senapan Angin, Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri

Gunakan Senapan Angin, Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri

Regional
SPBU Terbakar di Bukittinggi, Api Diduga dari Mobil yang Isi BBM dengan Tangki Tambahan

SPBU Terbakar di Bukittinggi, Api Diduga dari Mobil yang Isi BBM dengan Tangki Tambahan

Regional
Para Bacalon Wali Kota Samarinda Penjaringan PDI-P Ramai-ramai Siapkan Isi Tas

Para Bacalon Wali Kota Samarinda Penjaringan PDI-P Ramai-ramai Siapkan Isi Tas

Regional
Kongres Sampah Jateng Hasilkan Rekomendasi Pembentukan Satgas Sampah

Kongres Sampah Jateng Hasilkan Rekomendasi Pembentukan Satgas Sampah

Regional
Korban Gempa Maluku Diminta Bayar Biaya Rumah Sakit, Kadis Kesehatan Sarankan Berobat di Posko Kesehatan

Korban Gempa Maluku Diminta Bayar Biaya Rumah Sakit, Kadis Kesehatan Sarankan Berobat di Posko Kesehatan

Regional
Seberangi Rel Tak Berpalang Pintu, Mobil Avanza Ringsek Tertabrak Kereta

Seberangi Rel Tak Berpalang Pintu, Mobil Avanza Ringsek Tertabrak Kereta

Regional
Waspadai Hujan Lebat Selama 2 Hari yang Berpotensi Sebabkan Banjir di Sumut

Waspadai Hujan Lebat Selama 2 Hari yang Berpotensi Sebabkan Banjir di Sumut

Regional
Pilkada Samarinda, Ketua DPD Gerindra Kaltim Ikut Penjaringan PDI-P

Pilkada Samarinda, Ketua DPD Gerindra Kaltim Ikut Penjaringan PDI-P

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X