Kompas.com - 24/09/2013, 10:09 WIB
Aksi long march ribuan buruh yang tergabung dalam Gerakan Buruh Demak atau GEBRAK yang menuntut upah layak, memacetkan jalur pantura Demak, Selasa  (24/9/2013) KOMPAS.com (ARI WIDODO)Aksi long march ribuan buruh yang tergabung dalam Gerakan Buruh Demak atau GEBRAK yang menuntut upah layak, memacetkan jalur pantura Demak, Selasa (24/9/2013)
|
EditorGlori K. Wadrianto
DEMAK, KOMPAS.com - Ribuan buruh dari berbagai organisasi di Demak kembali berunjuk rasa meminta upah layak, dengan melakukan aksi longmarch menuju Pendopo kabupaten Demak, Selasa (24/9/2013).

Para Buruh yang tergabung dalam Gerakan Buruh Demak atau GEBRAK ini, mengawali aksinya dari batas kota Demak. Mereka berkumpul di Sekretariat FSPMI Demak (Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia) di Desa Sriwulan, Kecamatan Sayung, sejak pukul 07.00 WIB.

Kemudian massa buruh melakukan longmarch menuju Pendopo Demak sekitar pukul 08.15, dengan kawalan ketat polisi. Aksi ini mengakibatkan jalur pantura mengalami kemacetan, terutama dari arah Semarang menuju Demak, karena massa buruh menutup badan jalan.

Dalam aksi hari ini, tuntutan para buruh masih sama, yakni kenaikan upah minimum kabupaten. Jika sebelumnya mereka memintanya sebesar Rp 2,47 juta, kali ini menuntut Rp 2,1 juta. “Bupati harus mendengarkan suara kami, agar upah di kabupaten Demak tahun 2014 menjadi upah yang layak bagi semua pekerja atau buruh," kata Agus Makmun, Koordinator Aksi.

Selain berorasi, para buruh juga membawa sejumlah atribut aksi unjuk rasa, seperti spanduk, bendera, dan poster. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X