Kompas.com - 23/09/2013, 22:48 WIB
|
EditorFarid Assifa
BALIKPAPAN, KOMPAS.com – Truk Hino berpelat nomor Kota Manado, Sulawesi Utara, mengangkut 750 liter minuman keras dicegah masuk ke Kalimantan Timur oleh aparat kepolisian Balikpapan, Senin (23/9/2013). Truk miras ini ditangkap polisi ketika melewati razia rutin di pos polisi poros Balikpapan–Samarinda Kilometer 23 Balikpapan, Senin dini hari.

Karena kedapatan membawa miras ilegal, polisi kemudian menhan angkutan beserta isinya sebagai barang bukti. Polisi menetapkan sang sopir, Deny RS Jacob, warga Desa Wangga Jahga IV, Kecamatan Motoling Timur, Minahasa, Sulut, sebagai tersangka.

“Proses ini biasanya panjang. Sopir ini sekaligus pemilik barang. Dia kami kenakan wajib lapor, tapi truk beserta isi disita sebagai barang bukti,” kata Kapolsek Balikpapan Utara, Kompol Suharno.

Deny sendiri mengaku dirinya lebih sering membawa sayur mayur dan buah antarpulau, dari Sulawesi menyeberang ke Kalimantan, termasuk masuk Kaltim lewat Balikpapan. Kedatangannya kali ini ke Kaltim adalah untuk mengirim tangki solar ukuran 2.000 liter ke Sangatta. Sembari mengirim tangki itu, Deny pun memberanikan diri mendagangkan miras Minahasa ke beberapa daerah yang dilaluinya. Kota Palu merupakan salah satu kota tujuan pasokan miras miliknya. “Sebenarnya baru taraf coba-coba. Ini kali pertama saya jual miras CT,” kata Deny.

Deny mengaku miras CT ini dibeli dari pengepul di Manado. Miras ini dibungkus dalam plastik bening berbagai ukuran besar dan sedang, kemudian dimasukkan dalam 15 karung nilon ukuran 50 kilogram per karung. Deny membeli miras seharga Rp 250.000 per karung dari pengepulnya di Manado.

Karung-karung itu diletakkan di sela-sela bak yang masih lowong. Ia berencana memperoleh untung besar tiap penjualan karung miras. “Rencananya saya jual di Palu. Ternyata tidak habis jadi terbawa hingga ke Balikpapan. Saya bisa menjual sedikitnya Rp 500.000 hingga Rp 750.000 per karung di Palu. Ternyata terbawa hingga ke sini (Kaltim). Yang seperti ini mudah dan bebas dibeli di Manado,” kata Deny.

Sesampainya di Balikpapan, Deny melintas di poros Balikpapan–Samarinda. Tak disangka, polisi tengah melakukan razia di Km 23. Saat diperiksa, Deny tidak bisa menunjukkan berkas perizinan pengiriman minuman keras.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Deny pun ditangkap, semua barang termasuk truk Hino miliknya disita. Polisi menetapkan Deny sebagai tersangka membawa miras tanpa izin. Ia dijerat Peraturan Daerah Kota Balikpapan No. 16 tahun 2000 tentang larangan, pengawasan, dan peredaran miras, pasal 3 ayat 1 junto pasal 17 ayat 1. “Ancamannya 6 bulan kurungan penjara,” kata Suharno.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.