3 Motor Tabrakan dan Terbakar di Kediri, 1 Orang Tewas dan 2 Luka

Kompas.com - 21/09/2013, 05:35 WIB
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas ShutterstockIlustrasi kecelakaan lalu lintas
|
EditorPalupi Annisa Auliani
KEDIRI, KOMPAS.com — Tiga sepeda motor di Kota Kediri, Jawa Timur, terbakar setelah saling terlibat tabrakan, Jumat (20/19/2013) malam. Dari kecelakaan itu, satu pengendara tewas dan dua yang lain luka. Ketiga sepeda motor yang terlibat kecelakaan adalah Honda Mega Pro, Yamaha RX King, dan Honda Supra Fit.

"Pengendara motor Mega Pro meninggal dunia di lokasi, yang lainnya luka parah," kata Suwiji, salah seorang saksi mata. Informasi yang dihimpun Kompas.com, kecelakaan terjadi tepat di depan stasiun pengisian bahan bakar umum Jalan Pol Imam Bachri, Kecamatan Pesantren. Kejadian diduga bermula dari melajunya motor Honda Mega Pro bernomor polisi AG 3667 AG yang dikendarai Sunaryo (57), dari arah barat atau pusat Kota Kediri.

Sesampainya di lokasi kejadian, warga Kelurahan Bangsal ini diduga hendak mendahului dari kanan terhadap sebuah mobil yang akan masuk ke areal SPBU di sisi kiri jalan. Naas, dari arah berlawanan melaju kencang sepeda motor Yamaha RX King bernomor polisi AG 2404 GY yang dikendarai Galang Gemilang (13), warga perumahan Jenggolo Indah, Kecamatan Ngasem.

Posisi motor Mega Pro diduga terlalu menjorok ke kanan, masuk ke jalur arah berlawanan. Tabrakan kedua motor pun terjadi. Kedua pengendaranya terpelanting dan jatuh di aspal. Tidak berhenti di situ, sebuah sepeda motor Honda Supra Fit bernomor polisi AG 3867 G yang berada di belakang motor Mega Pro juga turut menjadi korban.

Pengendara motor Supra, Mega Triyani (18), warga Desa Gedangan, Kecamatan Wates, tidak dapat menghindari peristiwa yang terjadi tepat di depannya itu. Warga sekitar lokasi segera melakukan pertolongan terhadap para korban menyusul munculnya kobaran api dari ketiga sepeda motor yang dalam posisi hampir menumpuk itu.

Api diduga berasal dari tumpahan bensin tangki motor Mega Pro yang robek. Warga memadamkan api dengan menggunakan pasir dan peralatan lain di lokasi. Polisi yang datang kemudian membawa para korban menuju rumah sakit terdekat.

Sunaryo, korban tewas, mengalami luka robek pada kepala bagian belakang dan luka lain di tubuhnya. Galang mengalami patah tulang pada tangan dan kaki kanannya, luka robek pada bibir, serta bengkak pada kedua matanya. Sementara itu, Mega mengalami robek pada dahi kiri dan luka lecet pada kaki kiri.

Seusai dibawa, arus lalu lintas yang sempat macet kemudian berangsur pulih. Bangkai kendaraan diamankan di mapolres yang terletak di Jalan Brawijaya. "Selain korban jiwa, kerugian material akibat peristiwa itu mencapai Rp 8.000.000," kata Kepala Unit Lakalantas Polres Kediri Kota Ipda Maga Fidri.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE: 77 Kasus Positif Covid-19 di Jatim, Pasien di Surabaya Bertambah, 3 Daerah Masih Hijau

UPDATE: 77 Kasus Positif Covid-19 di Jatim, Pasien di Surabaya Bertambah, 3 Daerah Masih Hijau

Regional
Pemkab Tangerang Bangun Ruang Isolasi Khusus Pasien Positif Corona di Griya Anabatic

Pemkab Tangerang Bangun Ruang Isolasi Khusus Pasien Positif Corona di Griya Anabatic

Regional
Cerita Perjuangan Christina Sembuh dari Covid-19, Jalani Hari Berat di Ruang Isolasi

Cerita Perjuangan Christina Sembuh dari Covid-19, Jalani Hari Berat di Ruang Isolasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Tasikmalaya Terapkan Local Lockdown | Isolasi Wilayah, Warga Dusun Diberi Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

[POPULER NUSANTARA] Tasikmalaya Terapkan Local Lockdown | Isolasi Wilayah, Warga Dusun Diberi Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

Regional
Surabaya Zona Merah Covid-19, Belajar di Rumah Kembali Diperpanjang

Surabaya Zona Merah Covid-19, Belajar di Rumah Kembali Diperpanjang

Regional
Ini Cerita Dukungan Warga Untuk Tenaga Medis di Indonesia, Kirim Kopi hingga Buatkan APD Gratis

Ini Cerita Dukungan Warga Untuk Tenaga Medis di Indonesia, Kirim Kopi hingga Buatkan APD Gratis

Regional
Klaim Warga Belanda Positif Terinfeksi Virus Corona di Jatim, Dibantah Pihak Rumah Sakit

Klaim Warga Belanda Positif Terinfeksi Virus Corona di Jatim, Dibantah Pihak Rumah Sakit

Regional
90 Warga Dikarantina Usai Tengok Pasien yang Ternyata Positif Corona, Dusun Ini Langsung 'Local Lockdown'

90 Warga Dikarantina Usai Tengok Pasien yang Ternyata Positif Corona, Dusun Ini Langsung 'Local Lockdown'

Regional
Kisah Para Tenaga Medis di Tanah Air Gunakan Jas Hujan Saat Tugas di Tengah Wabah Corona

Kisah Para Tenaga Medis di Tanah Air Gunakan Jas Hujan Saat Tugas di Tengah Wabah Corona

Regional
Cerita Unik Warga Perangi Corona, Lockdown di Kampung hingga Penyemprot Disinfektan Otomatis

Cerita Unik Warga Perangi Corona, Lockdown di Kampung hingga Penyemprot Disinfektan Otomatis

Regional
Warga Desa di Purbalingga Geger Setelah Mengetahui Pasien yang Dibesuk Positif Corona

Warga Desa di Purbalingga Geger Setelah Mengetahui Pasien yang Dibesuk Positif Corona

Regional
Fenomena Waterspout di Aceh, Suara Bergemuruh dan Berlangsung 25 Menit

Fenomena Waterspout di Aceh, Suara Bergemuruh dan Berlangsung 25 Menit

Regional
Tak Terima Diputus, Pemuda Ini Sebarkan Video Mesum Mantan Pacar

Tak Terima Diputus, Pemuda Ini Sebarkan Video Mesum Mantan Pacar

Regional
Gelar Pelatihan Petugas Haji di Tengah Wabah Corona, 4 Peserta Dinyatakan Positif dan 14 PDP

Gelar Pelatihan Petugas Haji di Tengah Wabah Corona, 4 Peserta Dinyatakan Positif dan 14 PDP

Regional
Semua Pasien Positif Corona di Malang Sembuh, Pemkot: Memang Bisa Disembuhkan, tapi…

Semua Pasien Positif Corona di Malang Sembuh, Pemkot: Memang Bisa Disembuhkan, tapi…

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X