Kompas.com - 19/09/2013, 18:49 WIB
Tiga sketsa wajah pelaku perampokan toko emas di Medan disebar polisi K42-11Tiga sketsa wajah pelaku perampokan toko emas di Medan disebar polisi
|
EditorFarid Assifa

MEDAN, KOMPAS.com — Kepolisian Resor Medan menyebarkan tiga sketsa wajah pelaku perampokan bersenjata api di Toko Emas Suranta di Jalan Pertahanan, Pulo Brayan, Kecamatan Medan Barat. Tiga sketsa wajah pelaku itu dibuat berdasarkan keterangan pegawai dan rekaman CCTV toko emas.

"Untuk sementara, tiga sketsa wajah yang sudah siap, sisanya dalam proses," kata Kepala Satuan Rerkim Polresta Medan Kompol Jean Celvijn Simanjuntak kepada Kompas.com, Kamis (19/9/2013).

Lanjut Celvijn, pihaknya juga sudah mengambil sampel darah yang terindikasi milik pelaku perampokan di Medan Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan.

"Dari hasil olah TKP, senjata api yang digunakan para pelaku di dua lokasi perampokan diduga jenis Revolver 38 kaliber 9 mm," ucapnya. Dia menambahkan, polisi juga sudah memeriksa 17 saksi di Brayan dan 9 saksi di Tembung.

Dia mengimbau, masyarakat yang menemukan orang-orang yang mirip di sketsa wajah tersebut diharapkan segera melapor ke pihak kepolisian. "Kita minta kerja sama masyarakat apabila mencurigai orang-orang yang mirip dengan sketsa wajah yang disebar agar segera melapor ke polisi," tegasnya.

Lima toko emas dirampok

Sebelumnya diberitakan, sebanyak lima toko emas di Medan, Sumatera Utara, dirampok oleh sekelompok orang bersenjata api. Perampokan terakhir terjadi pada Selasa (17/9/2013) siang. Sebanyak tiga toko emas di Pasar Baru, Jalan Pasar VII, Kecamatan Percut Sei Tuan, Medan, dirampok.

Kepala Bagian Penerangan Satuan Divisi Humas Mabes Polri Kombes Rana SP mengatakan, perampokan yang terjadi pada Selasa lalu dilakukan oleh enam orang pelaku dengan menggunakan tiga sepeda motor. Mereka mendatangi lokasi toko dan langsung menggasak semua emas yang terdapat di tiga toko tersebut.

"Mereka datang berboncengan dan langsung mendatangi tiga unit toko yang lokasinya berjejeran," kata Rana di Mabes Polri, Rabu (18/9/2013).

Tiga toko emas yang digasak pelaku ialah Toko Emas Semi J milik Junaedi (39), Toko Emas Permata Indah milik Ali Basir (37), dan Toko Emas P Tarigan milik Munawari (29). Akibat perampokan tersebut, Toko Emas Semi J dan Toko Emas Permata Indah masing-masing kehilangan 1,5 kilogram emasnya dengan total kerugian mencapai Rp 600 juta.

Sementara untuk Toko Emas P Tarigan sampai saat ini masih belum diketahui jumlah kerugiannya.

Sebelumnya, enam perampok bersenjata api merampok Toko Emas Suranta, Jalan Pertempuran, Medan, Jumat (13/9/2013) siang. Pelaku langsung menembak lemari etalase berisi emas. Berdasarkan rekaman CCTV, enam pelaku tersebut tampak berbagi peran. Pelaku melakukan aksinya dalam waktu singkat, yaitu selama 3 menit 15 detik, dan membawa kabur lima kilogram emas. Ketika beraksi, pelaku sempat menembakkan senjatanya ke arah etalase sehingga membuat pekerja menunduk.

Selang dua hari, Minggu (15/9/2013), kembali terjadi perampokan toko emas, di Jalan Rakyat, Kelurahan Tanjung Tiram, Kabupaten Batubara, Medan. Empat orang pelaku dengan membawa senjata api merampok Toko Emas Singapura milik Khairuddin (28).

Pada saat perampokan terjadi, salah seorang pelaku sempat menembakkan senjatanya ke udara sehingga membuat Sri Devi (25), saksi sekaligus istri pemilik toko emas yang sedang berada di toko, melarikan diri. Pelaku kemudian menggasak seluruh emas yang terdapat di etalase toko itu. Jumlah emas yang dibawa kabur pelaku diperkirakan mencapai dua kilogram dengan total kerugian sekitar Rp 700 juta.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X