Polisi Buat Sketsa Wajah Perampok Toko Emas di Medan

Kompas.com - 18/09/2013, 16:27 WIB
Kepala Bagian Penerangan Satuan Divisi Humas Polri Komisaris Besar Rana S Permana di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (26/6/2013). DIAN MAHARANIKepala Bagian Penerangan Satuan Divisi Humas Polri Komisaris Besar Rana S Permana di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (26/6/2013).
Penulis Dani Prabowo
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi tengah merekonstruksi sketsa wajah enam orang perampok tiga toko emas di Pasar Baru, Jalan Pasar VII, Kecamatan Percut Sei Tuan, Medan, Sumatera Utara, Selasa (17/9/2013) pagi. Kepala Bagian Penerangan Satuan Humas Polri Kombes Pol Rana SP mengatakan, sebanyak enam orang saksi telah diperiksa guna mencari tahu gambaran pelaku. Enam saksi yang diperiksa, tiga di antaranya adalah korban dan tiga lainnya warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.

"Menindaklanjuti kejadian ini, kami tengah membuat sketsa wajah pelaku dan mengumpulkan saksi-saksi lainnya," kata Rana di Mabes Polri, Rabu (18/9/2013).

Rana mengatakan, saat melancarkan aksinya, keenam pelaku menggunakan tiga unit sepeda motor tanpa dilengkapi nomor polisi. Jenis sepeda motor yang digunakan yaitu Honda Revo warna hitam merah, Yamaha Mio, dan Suzuki Shogun.

Sementara itu, dari keterangan saksi didapati ciri-ciri pelaku yang melakukan perampokan di Toko Emas Semi J milik Junaedi. Salah satunya menggunakan celana ponggol hitam, kaos warna coklat, rambut lurus, serta tangan kanan luka karena terkena pecahan etalase.

"Satu pelaku lainnya diketahui memerintahkan korban yang berjaga di toko tersebut untuk jongkok," katanya.

Sedangkan dua pelaku perampokan di Toko Permata Indah milik Ali Basyir, salah satunya diketahui memiliki rambut lurus, mengenakan jaket warna abu-abu dan membawa senjata api. Satu pelaku lainnya yang mengambil emas hanya diketahui menaruh emas yang dibawanya ke dalam tas putih.

"Untuk Toko Emas P Tarigan, diketahui ciri-ciri pelaku menggunakan topi hitam, kumis tipis, kulit sawo matang, perawakan sedang dengan tinggi badan sekitar 165 sentimeter, dan menggunakan jaket warna gelap," papar Rana.

Ia menambahkan, dari hasil olah tempat kejadian perkara yang dilakukan Tim Laboratorium Forensik Polda Sumatera Utara, ditemukan dua proyektil dan satu selongsong peluru, serta satu per magasin. Selain itu, tim juga mengamankan sisa tetesan darah yang menempel di kaca steling (etalase) yang dipecahkan pelaku.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X