Dalam Lima Hari, Lima Toko Emas di Medan Dirampok

Kompas.com - 18/09/2013, 15:23 WIB
Ilustrasi perampokan. ShutterstockIlustrasi perampokan.
Penulis Dani Prabowo
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com — Sebanyak lima toko emas di Medan, Sumatera Utara, dirampok oleh sekelompok orang bersenjata api. Perampokan terakhir terjadi pada Selasa (17/9/2013) siang. Sebanyak tiga toko emas di Pasar Baru, Jalan Pasar VII, Kecamatan Percut Sei Tuan, Medan, dirampok.

Kepala Bagian Penerangan Satuan Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Rana SP mengatakan, perampokan yang terjadi pada Selasa kemarin dilakukan oleh enam orang pelaku dengan menggunakan tiga unit sepeda motor. Mereka mendatangi lokasi toko dan langsung menggasak semua emas yang terdapat di tiga toko tersebut.

"Mereka datang berboncengan dan langsung mendatangi tiga unit toko yang lokasinya berjejeran," kata Rana di Mabes Polri, Rabu (18/9/2013).

Tiga toko emas yang digasak pelaku ialah Toko Emas Semi J milik Junaedi (39), Toko Emas Permata Indah milik Ali Basir (37), dan Toko Emas P Tarigan milik Munawari (29). Akibat perampokan tersebut, Toko Emas Semi J dan Toko Emas Permata Indah masing-masing kehilangan 1,5 kilogram emasnya dengan total kerugian mencapai Rp 600 juta.

Sementara untuk Toko Emas P Tarigan sampai saat ini masih belum diketahui jumlah kerugiannya.

Sebelumnya, enam perampok bersenjata api merampok Toko Emas Suranta, Jalan Pertempuran, Medan, Jumat siang (13/9/2013). Pelaku langsung menembak lemari etalase berisi emas. Berdasarkan rekaman CCTV, enam pelaku tersebut tampak berbagi peran. Pelaku melakukan aksinya dalam waktu singkat, yaitu selama 3 menit 15 detik, dan membawa kabur lima kilogram emas. Ketika beraksi, pelaku sempat menembakkan senjatanya ke arah etalase sehingga membuat pekerja merunduk.

Selang dua hari, Minggu (15/9/2013), kembali terjadi perampokan toko emas, di Jalan Rakyat, Kelurahan Tanjung Tiram, Kabupaten Batubara, Medan. Empat orang pelaku dengan membawa senjata api merampok Toko Emas Singapura milik Khairuddin (28). Pada saat perampokan terjadi, salah seorang pelaku sempat menembakkan senjatanya ke udara sehingga membuat Sri Devi (25), saksi sekaligus istri pemilik toko emas, yang sedang berada di toko, melarikan diri. Pelaku kemudian menggasak seluruh emas yang terdapat di etalase toko itu. Jumlah emas yang dibawa kabur pelaku diperkirakan mencapai dua kilogram dengan total kerugian sekitar Rp 700 juta.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X