Kompas.com - 17/09/2013, 18:50 WIB
Ilustrasi: Kesurupan massal terus terjadi di SMA Negeri 1 Campalagian, Polewali Mandar. KOMPAS.com/ JunaedisIlustrasi: Kesurupan massal terus terjadi di SMA Negeri 1 Campalagian, Polewali Mandar.
|
EditorFarid Assifa

SITUBONDO, KOMPAS.com — Sebanyak 30 siswi SMK Negeri 1 Kendit, Situbondo, Jawa Timur, mengalami kesurupan massal di halaman sekolah, Selasa (17/9/2013). Mereka ambruk sembari berteriak histeris saat akan mengikuti peringatan hari ulang tahun (HUT) kedelapan sekolah.

Selain itu, seorang guru mata pelajaran Akuntansi, Isbandiyah, juga kesurupan. Guru perempuan berkerudung ini tiba-tiba ambruk dan berteriak histeris. Karena dikhawatirkan jumlah pelajar yang kesurupan akan terus bertambah, pihak sekolah langsung memulangkan para siswanya lebih awal sebelum peringatan ulang tahun sekolah digelar.

"Kami terpaksa memulangkan para siswa lebih awal karena dikhawatirkan siswa kesurupan bertambah, jika mereka tetap ada di sekolah. Meski demikian, kami tetap melaksanakan peringatan HUT kedelapan,” kata Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMKN 1 Kendit, R Saidi.

Peristiwa itu terjadi seusai siswa mengikuti upacara peringatan HUT kedelapan sekolah. Awalnya, hanya dua siswi yang tiba-tiba ambruk dan berteriak histeris. Namun, dalam hitungan menit, kesurupan terus meluas ke siswi lain yang bersiap mengikuti mata pelajaran, hingga mencapai lebih dari 30 siswi.

"Sekitar 30 pelajar yang mengalami kesurupan, sebetulnya di sekolah sering terjadi siswi yang mengalami kesurupan. Namun, hari ini paling banyak siswi yang mengalami kesurupan secara  bergantian," terang Ferdi (17), salah seorang siswa.

Pihak sekolah kemudian mendatangkan paranormal. Satu per satu siswi yang kesurupan disadarkan. Sang guru yang ikut kesurupan juga sadar setelah acara doa bersama selesai.

"Kejadian kesurupan seperti ini sebagai bentuk reaksi alam. Itu terjadi karena lokasi sekolah ini dulunya berupa areal persawahan," kata H Kamil, sang paranormal tersebut.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.