Magelang, Tuan Rumah Turnamen Golf Tingkat ASEAN

Kompas.com - 17/09/2013, 15:51 WIB
|
EditorFarid Assifa
MAGELANG, KOMPAS.com – Untuk kali pertama, Kota Magelang, Jawa Tengah menjadi tuan rumah The 30th ASEAN Senior Amateur Golf Championship 2013. Turnamen golf tingkat ASEAN ini digelar di Borobudur International Golf & Country Club (BIGCC) Magelang, Senin-Rabu (16-18/9/2013).

General Manager BIGCC, W Widiasmanto menyebutkan, tahun lalu event tahunan ini digelar di Filipina. Pesertanya ada 280 orang dari 6 negara ASEAN, antara lain Indonesia, Brunai Darussalam, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Singapura.

"Mereka adalah para pegolf senior, usianya lebih dari 50 tahun. Para peserta juga bertanding di Merapi Golf Yogyakarta dan dibuka secara resmi di Royal Ambarrukmo Yogyakarta," jelasnya, Selasa (17/9/2013).

Pihaknya mengaku bangga menjadi tuan rumah. Sebab, kompetisi bertaraf internasional ini bisa dimanfaatkan sabagai sarana promosi potensi Kota Magelang sendiri. Bahwa di kota yang ada di lereng Gunung Tidar ini juga memiliki fasilitas golf dengan standar internasional.

"Ya, para peserta tidak hanya sekadar berkompetisi merebutkan hadiah. Akan tetapi juga berwisata menikmati alam dan fasilitias yang ada Kota Magelang dan sekitarnya," ujarnya bangga.

Sejauh ini, kata Widi, para peserta cukup antusias dengan sambutan yang diberikan oleh panitia turnamen yang diadakan Confederation of ASEAN Senior Golfer Association ini. Tidak hanya itu, mereka juga takjub dengan suasana alam dan keramahtamahan masyarakat Kota Magelang dan Yogykarta. "Tidak sedikit yang berencana akan bermain golf lagi dan berwisata di Magelang seusai turnamen, terutama ke Candi Borobudur," pungkasnya.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

40 Akses Masuk ke Trenggalek Ditutup, Bupati Sebut Bukan 'Lockdown'

40 Akses Masuk ke Trenggalek Ditutup, Bupati Sebut Bukan "Lockdown"

Regional
Polres Salatiga Patroli Siber Buru Penyebar Hoaks Corona

Polres Salatiga Patroli Siber Buru Penyebar Hoaks Corona

Regional
TKI Berpotensi Menumpuk di Kepri jika Daerah Lain 'Lockdown' Lokal, Gubernur: Pak Menteri Kami Mohon Solusi

TKI Berpotensi Menumpuk di Kepri jika Daerah Lain "Lockdown" Lokal, Gubernur: Pak Menteri Kami Mohon Solusi

Regional
Cegah Penyebaran Corona, 19 Pintu Masuk ke Surabaya Dipekerkat

Cegah Penyebaran Corona, 19 Pintu Masuk ke Surabaya Dipekerkat

Regional
Ini Kriteria Kendaraan yang Boleh Masuk ke Surabaya Saat Karantina Wilayah Diterapkan

Ini Kriteria Kendaraan yang Boleh Masuk ke Surabaya Saat Karantina Wilayah Diterapkan

Regional
Wali Kota: Hingga Hari Ini, Tidak Ada Warga Sukabumi Positif Covid-19

Wali Kota: Hingga Hari Ini, Tidak Ada Warga Sukabumi Positif Covid-19

Regional
Surabaya Segera Karantina Wilayah, 19 Pintu Masuk Dijaga, Pengendara Di-screening

Surabaya Segera Karantina Wilayah, 19 Pintu Masuk Dijaga, Pengendara Di-screening

Regional
Cerita Wabup soal Profesor Terjangkit Corona hingga Pemakaman Ditolak Warga

Cerita Wabup soal Profesor Terjangkit Corona hingga Pemakaman Ditolak Warga

Regional
Hari Pertama Penerapan Jam Malam, Banda Aceh Sepi

Hari Pertama Penerapan Jam Malam, Banda Aceh Sepi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Surabaya Siap Karantina Wilayah | Polisi Bubarkan Arisan Guru di Jember

[POPULER NUSANTARA] Surabaya Siap Karantina Wilayah | Polisi Bubarkan Arisan Guru di Jember

Regional
Kronologi Ditemukannya Mayat ABG yang Hendak Jadi Pagar Ayu di Acara Pernikahan

Kronologi Ditemukannya Mayat ABG yang Hendak Jadi Pagar Ayu di Acara Pernikahan

Regional
Pria Ini Cabuli Calon Anak Tirinya, Modus Ajak Nonton YouTube

Pria Ini Cabuli Calon Anak Tirinya, Modus Ajak Nonton YouTube

Regional
Pasien Positif Corona di Banyuwangi Membaik, Sudah Copot Alat Bantu Pernafasan

Pasien Positif Corona di Banyuwangi Membaik, Sudah Copot Alat Bantu Pernafasan

Regional
Pasien Sembuh dari Corona di Solo Curhat ke Ganjar, Berharap Tak Dikucilkan Masyarakat

Pasien Sembuh dari Corona di Solo Curhat ke Ganjar, Berharap Tak Dikucilkan Masyarakat

Regional
Dicabuli Guru di Hutan, Gadis Difabel Cari Keadilan

Dicabuli Guru di Hutan, Gadis Difabel Cari Keadilan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X