Kompas.com - 16/09/2013, 22:00 WIB
IJ dan barang bukti yang berhasil diamankan pihak kepolisian saat berada diruangan Kasat Reskrim Polres Singkawang, Kalimantan Barat (16/9/2013) KOMPAS.com/YOHANES KURNIA IRAWANIJ dan barang bukti yang berhasil diamankan pihak kepolisian saat berada diruangan Kasat Reskrim Polres Singkawang, Kalimantan Barat (16/9/2013)

SINGKAWANG, KOMPAS.com - Seorang pria berinisial IJ (29) ditangkap aparat Kepolisian Resor Singkawang saat sedang bersama istrinya di rumah kontrakan di Desa Parit Baru, Kecamatan Selakau, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Kamis (12/9/2013).

IJ ditangkap setelah polisi melacaknya hampir 8 bulan, karena diduga telah melakukan penipuan terhadap Eka dan Ema yang merupakan warga Singkawang. Barang bukti yang diamankan dari rumah tersangka, di antaranya beberapa kartu ATM, buku rekening, beberapa kartu ponsel, borgol, beberapa kartu identitas (KTP), stempel, surat keterangan dari BPN Manokwari Papua, surat SIUP dari DKI Jakarta, beberapa kuitansi, beberapa lembar pas foto dan sebuah buku catatan.

Kepala Satuan Reskrim (Kasatreskrim) Polres Singkawang, AKP Isbullah menjelaskan, IJ ditangkap berdasarkan laporan dari seorang wanita bernama Eka sekitar bulan Januari 2013. Waktu itu, Eka mengaku telah ditipu oleh Ema, temannya. Ema meminjam uang berkali-kali kepada Eka hingga mencapai Rp 16 juta. Dalam laporannya, Eka mengatakan bahwa tidak ada inisiatif dari Ema untuk mengembalikan uang yang dipinjamkannya.

“Dalam laporannya, waktu minjam uang, si Ema selalu pakai rekening atas nama orang lain, berkali-kali dipinjami uang dan ditransfer ke rekening atas nama BN," kata Isbullah kepada wartawan, Senin (16/9/2013).

Menindak lanjuti laporan dari Eka, kepolisian pun memanggil Ema untuk dimintai keterangan. Dari keterangan Ema, akhirnya diketahui bahwa Ema juga adalah korban penipuan. Ema mengakui telah menjalin hubungan dengan seorang pria yang bernama IJ yang mengaku seorang polisi dari Mabes Polri Jakarta.

“Ema bilang, katanya dia (IJ) itu polisi, mereka belum pernah ketemu langsung, mereka komunikasi lewat SMS dan telepon. Terus, si IJ beberapa kali butuh uang dengan berbagai alasan, ya untuk orangtuanya sakit lah, ini lah, itu lah, dan itu dikasih sama Ema, dengan meminjam uang si Eka," papar Isbullah.

“Ema juga bilang, dia tidak pernah makan sepersen pun uang dari Eka, karena waktu pinjam uang selalu pakai rekening orang lain, atas nama orang lain. Ema bilang mereka sudah sampai pacaran, bahkan dijanjikan akan dinikahi, tetapi selalu berujung pada IJ meminjam uang sama Ema," lanjut Isbullah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Melacak pelaku dari rekening istrinya

Polisi pun kemudian mulai melacak rekening atas nama BN yang ternyata adalah istri IJ sendiri. Dari beberapa rekening yang digunakan untuk mentrasfer uang, selalu menggunakan nama BN.

“Cukup lama kita melacak tersangka, karena agak terkendala waktu berurusan sama pihak bank. Setelah dapat nama pemilik rekening serta alamatnya, kita segera melacak dan lakukan pengintaian, dan akhirnya berhasil meringkus tersangka," kata Isbullah.

Menurut pengakuan tersangka, dia (IJ) menyuruh istrinya membuat rekening di beberapa bank atas nama istrinya. Kemudian ATM beserta buku tabungan dipegang oleh IJ. Polisi masih terus mengembangkan penyelidikan, karena diduga ada jaringan sindikat penipuan melalui telepon seluler yang meresahkan akhir-akhir ini, berdasarkan barang bukti yang didapat dari rumah tersangka.

Selain itu, tersangka kelahiran Midai, Kepulauan Riau ini pernah mengaku sebagai anggota Satpol PP, dengan bukti berupa pas foto tersangka sedang menggunakan seragam Satpol PP.

“Jika terbukti melakukan penipuan, tersangka bisa dikenakan pasal 378, dengan hukuman maksimal 4 tahun penjara," kata Isbullah.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Regional
Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Regional
Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Regional
Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Regional
Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.