Kompas.com - 13/09/2013, 21:30 WIB
Bupati Pamekasan, Achmad Syafii saat menikmati makanan rujak bersama warga Desa Bujur Barat, Kecamatan Batumarmar dalam kegiatan Bunga Bangsa (Bupati Ngajak Membangun Desa), Jumat (13/9/2013). KOMPAS.com/TAUFIQURRAHMANBupati Pamekasan, Achmad Syafii saat menikmati makanan rujak bersama warga Desa Bujur Barat, Kecamatan Batumarmar dalam kegiatan Bunga Bangsa (Bupati Ngajak Membangun Desa), Jumat (13/9/2013).
|
EditorFarid Assifa

PAMEKASAN, KOMPAS.com — Kekeringan dan kesulitan air bersih terus melanda di beberapa daerah di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Salah satunya di Desa Bujur Barat, Desa Pangerreman, Kecamatan Batumarmar. Untuk mendapatkan air bersih, warga harus membelinya seharga Rp 300.000 sampai Rp 400.000 per tangki. Harga itu cukup membebani karena warga harus menjual perhiasan demi mendapatkan air.

Seperti dialami Sutinah, warga Dusun Kabeen Dejeh, Desa Bujur Barat. Ia harus menjual perhiasannya setiap masuk musim kemarau untuk membeli air bersih. Air itu dibeli dari luar desa yang tidak kekurangan air dengan diangkut tangki ukuran 500 liter.

"Kalau harga air tergantung jarak tempuh tujuan pemesan air. Semakin jauh, maka harganya semakin mahal," kata Sutinah, Jumat (13/9/2013).

Air yang dibeli bisa dimanfaatkan sampai 15 hari untuk satu keluarga. Jika selama musim kemarau, warga sampai menghabiskan 4 tangki air. Menurut Sutinah, warga sebenarnya sangat berharap adanya bantuan pasokan air dari pemerintah sehingga tidak mesti membeli.

Sementara Marsui, warga lainnya, mengaku tidak punya uang untuk membeli air seperti warga lainnya yang punya perhiasan untuk dijual. Untuk mendapatkan air, ia hanya menitipkan jeriken ke mobil tangki pengangkut air dengan sukarela. Per orang hanya diperkenankan menitipkan satu jeriken ukuran 30 liter.

"Kalau saya hanya mengharap belas kasihan para pengangkut air yang punya tangki. Untuk membeli seperti orang lain, saya harus utang ke tetangga," ungkap Marsui.

Kebetulan, sejak hari Kamis kemarin sampai hari ini, Pemerintah Kabupaten Pamekasan melalui Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) melakukan dropping air besar-besaran. Itu disebabkan ada acara Bupati Pamekasan Achmad Syafii bersama pimpinan SKPD yang menginap di rumah warga Desa Bujur Barat. Sebelumnya, kata warga setempat, tidak pernah ada bantuan air dari pemerintah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X