Kompas.com - 13/09/2013, 06:57 WIB
Para pelamar kerja mengantre untuk mengajukan permohonan pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di kantor Polres Jakarta Timur, Kamis (5/9/2013). Permohonan SKCK melonjak seiring dibukanya lowongan penerimaan calon pegawai negeri sipil. WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHAPara pelamar kerja mengantre untuk mengajukan permohonan pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di kantor Polres Jakarta Timur, Kamis (5/9/2013). Permohonan SKCK melonjak seiring dibukanya lowongan penerimaan calon pegawai negeri sipil.
|
EditorPalupi Annisa Auliani
MAGELANG, KOMPAS.com — Pemerintah Kota Magelang memprioritaskan para tenaga pendidik untuk mengisi 35 formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang disediakan tahun ini. Formasi itu meliputi 33 orang untuk lulusan S-1 Jurusan PGSD dan dua orang untuk lulusan S-1 Tata Boga.

”Kalau dibandingkan dengan jumlah usulan, kuota ini masih jauhlah," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Magelang, Sri Rochmiati, Kamis (12/9/2013). Dia mengatakan, BKD mengajukan ratusan lowongan di berbagai bidang, termasuk bagian teknis.

"Tapi, itu sudah keputusan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi," kata Sri. Meski jumlah lowongan sudah disepakati, dia mengakui belum ada pengumuman publik, termasuk soal persyaratan, mekanisme, dan jadwal seleksi. "Kami masih akan membahas itu," kilah Sri.

Terkait maraknya calo CPNS, Sri mengimbau para pendaftar tak tergiur janji para calo dapat meloloskan menjadi CPNS. "Apalagi kalau ada embel-embel pembayaran uang," tegas dia.

Selain membuka perekrutan CPNS melalui jalur umum, Pemkot Magelang juga akan melakukan perekrutan CPNS tenaga honorer tahun 2013. Rencananya, ada 51 tenaga honorer di lingkungan Pemkot yang akan mengikuti seleksi CPNS 2013.

"Mereka merupakan honorer yang telah memenuhi syarat mengikuti seleksi CPNS 2013 atau honorer kategori dua (K2)," papar Sri. Saat ini, ujar dia, para tenaga honorer itu tinggal menunggu penetapan menjadi CPNS dari Badan Kepegawaian Nasional.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X