Kompas.com - 12/09/2013, 18:42 WIB
Kapolresta Kendari AKBP Anjar Wicaksana menyatakan, tersangka penembakan dengan memakai Airsoft gun dikenakan UU Darurat dan Pasal Penganiayaan KOMPAS.com/ Kiki Andi PatiKapolresta Kendari AKBP Anjar Wicaksana menyatakan, tersangka penembakan dengan memakai Airsoft gun dikenakan UU Darurat dan Pasal Penganiayaan
|
EditorFarid Assifa


KENDARI, KOMPAS.com — Tamsil (23), pelaku penembakan menggunakan air softgun di parkiran salah satu tempat hiburan malam di Kendari, terancam Undang-Undang Darurat Nomor 12 tahun 1951. Tak hanya itu, tersangka juga dikenakan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.

Kapolresta Kendari AKBP Anjar Wicaksana mengatakan, tersangka Tamsil tidak mengantongi izin penggunaan senjata api dari organanisasi, yakni Persatuan Penembak Indonesia (Perbakin).

“Tidak ada izinnya. Air softgun itu digunakan untuk olahraga tembak dan tidak bisa digunakan sembarangan karena setelah dipakai untuk olahraga, langsung disimpan di Perbakin," terang Kapolresta Kendari, Kamis (12/9/2013).

Menurutnya, untuk olahraga tembak khusus pengguna air softgun, di Kendari belum ada wadah atau organisasi yang menaunginya sehingga kepemilikan senjata api oleh tersangka adalah ilegal. “Pelaku penembakan telah kami tahan. Penyidik juga sudah memeriksa dua orang saksi di lokasi kejadian yang merupakan rekan korban penembakan,” jelasnya.

Kasus tersebut juga masih dalam tahap penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian setempat dengan mengamankan satu unit senjata air softgun.

Sementara itu, Resky (27), warga Andonouhu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), korban penembakan, mengaku tidak punya masalah dengan pelaku, bahkan ia tidak begitu kenal dengan pelaku. Namun saat kejadian, katanya, Tamsil dalam keadaan mabuk karena di bawah pengaruh minuman beralkohol.

"Sebelumnya saya sama sekali tidak pernah selisih paham atau bertengkar dengan pelaku, hanya saja waktu kejadian pelaku memang dalam keadaan mabuk, padahal waktu itu saya hanya ingin melerai orang yang sedang berkelahi," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Tamsil (23), warga jalan Saranani, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, menembak Resky (27) di parkiran salah satu tempat hiburan malam, Triple Nine, Kamis (12/9/2013) sekitar pukul 04.00 Wita. Dengan menggunakan senjata api merek air softgun, pelaku menembak Resky sebanyak dua kali hingga peluru mengenai perut korban.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Operasi Pasar di Salatiga, Jateng, Airlangga Hartarto Disambut Histeris Emak-emak

Operasi Pasar di Salatiga, Jateng, Airlangga Hartarto Disambut Histeris Emak-emak

Regional
Golkar Gelar Baksos di Salatiga, Jateng, Warga: Kami Sekarang Kenal Pak Airlangga

Golkar Gelar Baksos di Salatiga, Jateng, Warga: Kami Sekarang Kenal Pak Airlangga

Regional
Jan Ethes Raih Medali Emas Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Solo

Jan Ethes Raih Medali Emas Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Solo

Regional
Kuatkan Program Ketahanan Pangan, Dompet Dhuafa Hadirkan 'Sentra Padi Subang'

Kuatkan Program Ketahanan Pangan, Dompet Dhuafa Hadirkan "Sentra Padi Subang"

Regional
Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Regional
Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.