KPU Kaltim Siap Digugat

Kompas.com - 11/09/2013, 23:25 WIB
|
EditorFarid Assifa
SAMARINDA, KOMPAS.com — Ancaman gugatan PDI Perjuangan Kalimantan Timur, yang akan ditujukan kepada KPU Kaltim terkait keikutsertaan Kaltara dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2013, ditanggapi ringan oleh Ketua KPU Kaltim Andi Sunandar.

Ditemui di ruang kerjanya, Rabu (11/9/2013), Andi mengatakan, pihaknya telah bekerja sesuai aturan yang berlaku. Oleh karena itu, dia mempersilakan jika ada masyarakat yang mempersoalkan atau menggugat hasil Pilgub Kaltim kali ini.

"Kami sudah bekerja sesuai dengan undang-undang. Kami juga terbuka dan transparan terkait pilgub. Kinerja KPU Kaltim sudah sesuai aturan. Jika ingin menggugat, kami persilakan," terangnya.

Andi juga menyayangkan adanya ketidakpuasan dengan pilgub kali ini. Menurutnya, semua aturan pilgub sudah berjalan lancar. Bahkan, saat pelaksanaan pun tidak ada hambatan yang bisa menggagalkan pilgub. Namun, jika ada ketidakpuasan masyarakat dan hendak menggugat, Andi menyatakan siap menghadapinya.

"Dari awal kami sudah sering digugat. Tapi buktinya, kami selalu terbukti tidak melanggar peraturan," tegasnya.

Terlepas dari ketidakpuasan itu, Andi bersyukur bahwa Pilgub Kaltim 2013 berlangsung aman dan lancar. Apalagi, semua kandidat berjanji akan menerima keputusan dengan legawa.

"Pilgub kemarin berjalan lancar. Semua kandidat berjanji akan menerima kemenangan dan kekalahan dengan ikhlas dan legowo," terangnya.

Disinggung masalah hasil quick count yang menyatakan Awang-Faisyal menang telak dari dua kandidat lainnya, Andi mengatakan, hasil yang riil dan sah adalah hasil penghitungan KPU Kaltim.

"Semua kandidat pasti memiliki quick count untuk menentukan hasil penghitungan cepat. Meski demikian, hasil yang betul ya hasil dari KPU. Maka, kita tunggu saja hingga tanggal 18 September mendatang. Hasilnya akan tepat," pungkasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hasil Seleksi Pilkades Cianjur Ricuh, Massa yang Kecewa Bakar Ban hingga Sepeda Motor

Hasil Seleksi Pilkades Cianjur Ricuh, Massa yang Kecewa Bakar Ban hingga Sepeda Motor

Regional
Ketua PWI Aceh Barat Dikeroyok 5 Orang, Sebelumnya Beritakan Kasus Acaman Terhadap Jurnalis

Ketua PWI Aceh Barat Dikeroyok 5 Orang, Sebelumnya Beritakan Kasus Acaman Terhadap Jurnalis

Regional
[POPULER NUSANTARA] 2 Pengasuh PAUD Jadi Tersangka | Nikah 7 Tahun, Istri Baru Tahu Suaminya TNI Gadungan

[POPULER NUSANTARA] 2 Pengasuh PAUD Jadi Tersangka | Nikah 7 Tahun, Istri Baru Tahu Suaminya TNI Gadungan

Regional
Kapal Pelindo 'Kencing' di Tengah Laut, Diduga Jual Minyak Ilegal ke Singapura

Kapal Pelindo "Kencing" di Tengah Laut, Diduga Jual Minyak Ilegal ke Singapura

Regional
Antisipasi Virus Corona, Batam Siagakan 11 Thermal Scanner di Pelabuhan dan Bandara

Antisipasi Virus Corona, Batam Siagakan 11 Thermal Scanner di Pelabuhan dan Bandara

Regional
Cerita Perempuan Pengantin Pesanan China: Setiap Hari Kepala Saya dipukul (1)

Cerita Perempuan Pengantin Pesanan China: Setiap Hari Kepala Saya dipukul (1)

Regional
Industri Batik Kulon Progo Mulai Pakai Mesin yang Ubah Limbah Jadi Air Baku

Industri Batik Kulon Progo Mulai Pakai Mesin yang Ubah Limbah Jadi Air Baku

Regional
Fakta di Balik Pasutri Dibacok Tetangga gara-gara Kentut, Sakit Hati hingga Terancam 8 Tahun Penjara

Fakta di Balik Pasutri Dibacok Tetangga gara-gara Kentut, Sakit Hati hingga Terancam 8 Tahun Penjara

Regional
5 Kisah Kegigihan Pengumpul Uang Koin, Bayar Persalinan hingga Gunakan Kaleng Bekas Oli

5 Kisah Kegigihan Pengumpul Uang Koin, Bayar Persalinan hingga Gunakan Kaleng Bekas Oli

Regional
Fakta Kapal Tanker MT Horizon Dirompak di Selat Riau, Terjadi Saat ABK Tertidur Pulas

Fakta Kapal Tanker MT Horizon Dirompak di Selat Riau, Terjadi Saat ABK Tertidur Pulas

Regional
Bukti Minim, Polisi Simpulkan Balita yang Ditemukan Tanpa Kepala Tewas akibat Jatuh ke Parit

Bukti Minim, Polisi Simpulkan Balita yang Ditemukan Tanpa Kepala Tewas akibat Jatuh ke Parit

Regional
Pabrik Mi Sohun Bercampur Kaporit dan Kecoa di Banyuasin Sudah Beroperasi Selama 25 Tahun

Pabrik Mi Sohun Bercampur Kaporit dan Kecoa di Banyuasin Sudah Beroperasi Selama 25 Tahun

Regional
Nenek yang Ditendang Pria di Pasar karena Dituduh Mengutil Ternyata Hidup Sebatang Kara

Nenek yang Ditendang Pria di Pasar karena Dituduh Mengutil Ternyata Hidup Sebatang Kara

Regional
80 Boks Keran Air Stadion Jatidiri Semarang Dicuri, Kerugian Capai Rp 135 Juta

80 Boks Keran Air Stadion Jatidiri Semarang Dicuri, Kerugian Capai Rp 135 Juta

Regional
Komplotan Pencuri Material Proyek Stadion Jatidiri Semarang Ditangkap

Komplotan Pencuri Material Proyek Stadion Jatidiri Semarang Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X