Digugat Khofifah, Soekarwo Santai

Kompas.com - 11/09/2013, 19:22 WIB
Calon Gubernur Jawa Timur Soekarwo (tengah) saat melakukan kampanye di Kota Malang, Kamis (15/8/2013). KOMPAS.com?Yatimul AinunCalon Gubernur Jawa Timur Soekarwo (tengah) saat melakukan kampanye di Kota Malang, Kamis (15/8/2013).
Penulis Sandro Gatra
|
EditorKistyarini


JAKARTA, KOMPAS.com
- Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengaku menyambut baik langkah rivalnya pada Pemilihan Gubernur Jatim, pasangan Khofifah Indar Parawansa-Herman Surjadi Sumawiredja, yang menggugat hasil Pilgub Jatim ke Mahkamah Konstitusi.

Meski demikian, Soekarwo yakin gugatan itu tidak akan mengubah hasil Pilgub. "Saya kira kalau masalah jalur hukum, bagus. Hanya datanya, 71.000 sekian TPS tidak ada saksi yang keberatan," kata Soekarwo yang ditemui sebelum acara Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (11/9/2013) malam.

Namun, Seokarwo enggan berkomentar lebih jauh. Ia langsung masuk ke dalam hotel.

Seperti diberitakan, pihak Khofifah-Herman menuding ada kecurangan sistematis dalam penyelenggaraan Pilgub Jatim. Mereka meminta MK mendiskualifikasi pasangan Soekarwo-Saifullah (Karsa) dengan alasan memperoleh suara dengan tidak sah. Pasangan Karsa disebut menggunakan uang negara untuk pemenangan.

Berdasarkan hasil rekapitulasi KPU Jatim, pasangan Khofifah-Herman mendapat 37,62 persen suara, di bawah pasangan Soekarwo-Saifullah dengan 47,25 persen suara. Adapun pasangan Eggi Sudjana-M Sihat mendapat 2,44 persen dan pasangan Bambang Dwi Hartono-Said Abdullah mendapat 12,69 persen.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X