Kompas.com - 11/09/2013, 16:20 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.
|
EditorGlori K. Wadrianto

GORONTALO, KOMPAS.com
— Belasan penghuni panti asuhan Darul Mubin, Kelurahan Buliide, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo, mengalami mual dan diare hingga harus dirawat di Rumah Sakit Otahana, Gorontalo, Rabu (11/9/2013).

Mereka, terdiri dari tiga pengurus, sembilan anak asuh, dan tetangga panti asuhan, diduga mengalami keracunan setelah memakan nasi kotak sumbangan dari salah satu perguruan tinggi di Gorontalo.

Fegi (15), salah seorang anak panti Darul Mubin, mengaku mulai mengalami demam dan mual pada Rabu sekira pukul 01.00 Wita. Fegi mengaku tidak sempat menghabiskan nasi kotaknya karena merasa seperti ada yang janggal dalam makanannya tersebut. Fegi kemudian dirawat di ruang Instalasi Gawat Darurat RS Otanaha meskipun sebelumnya dia sempat masuk sekolah.

Kondisi serupa juga dialami kakak beradik Halfiah (8) dan Naila (3), yang kini dirawat di Ruang Perawatan 1 RS Otanaha. Neli Uloli (38), ibu dari kedua anak tersebut mengatakan, kondisi kedua anaknya mulai terlihat tidak beres sejak tengah malam. Pada pagi hari keduanya mengalami muntah dan berulang kali buang air besar.

Neli menuturkan, selain dua anaknya, ibu mertua Neli juga mengalami gejala muntah dan mencret serupa dengan yang dialami anaknya. “Saya tidak makan nasi kotak karena tidak kebagian. Biasalah, orangtua mendahulukan anak, tapi malah anak-anak saya yang jadi seperti ini,” katanya.

Nasi kotak yang dikonsumsi para penghuni panti itu sendiri merupakan sumbangan dari Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo (FIP-UNG). Irfan Kasan, seorang pengurus panti yang juga merupakan salah seorang staf UNG menuturkan, nasi kotak tersebut sedianya  dihidangkan dalam acara wisuda yang digelar di fakultas tersebut kemarin. “Karena banyak yang tidak diambil, kita bagikan ke panti. Daripada mubazir,” jelas Irfan.

Menurut Irfan, tidak ada unsur kesengajaan dalam kejadian ini. Sebelumnya, pihak kampus telah seringkali membagi-bagikan nasi kotak. “Baru sekarang ada kejadian seperti ini,” katanya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.