Kompas.com - 09/09/2013, 20:01 WIB
Ilustrasi: Narkoba
HANDININGIlustrasi: Narkoba
|
EditorFarid Assifa

NUNUKAN, KOMPAS.com — CM (14), pelajar kelas 3 SD di Nunukan, Kalimantan Utara, seharusnya mengikuti pelajaran sekolah setelah libur panjang. Namun, dua pekan terakhir, hari-hari CM harus dilalui di ruang sempit Lapas Nunukan sebagai tahanan titipan Kejaksaan Negeri Nunukan menunggu kasusnya disidangkan.

CM tersangkut kasus narkotika sebagai kurir sabu dari Tawau, Malaysia. CM ditahan tidak sendiri. Dia bersama AW (14), pelajar kelas 3 SMP yang juga tahanan titipan.

Kasi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Nunukan, Sutriono, mengatakan, CM dan AW terpaksa dititipkan ke Lapas Nunukan karena termasuk anak nakal dan dikhawatirkan akan melarikan diri jika tidak ditahan.

“Dia kayak perantara. Pengakuan dari tersangkanya sudah tiga kali. Menginap di lapas itu harus karena anak ini sudah nakal sekali. Anak ini sudah dikurung orangtuanya, tetap lari. Perantara dia, yang orangtua itu, sudah lari ke Tawau,“ ujar Sutriono.

Kedua anak di bawah umur ini diduga melakukan tindak pidana tentang narkotika sebagaimana diatur dalam Pasal 114 atau Pasal 112 aAyat 1 jo Pasal 132 Ayat 1 UURI Nomor 35 Tahun 2009.

“Hukumannya bisa 2,5 tahun. Ancamannya katakanlah minimal 5 tahun untuk orang dewasa, dia setengah dari hukuman orang dewasa," kata Sutriono.

Sementara itu, anggota Komisi Perlindungan Anak Kabupaten Nunukan Fajar Arsidana berencana akan melakukan pertemuan antara polres dan pihak kejaksaan terkait nasib CM dan AW yang masih di bawah umur.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kami baru tahu dua hari yang lalu. Orangtua CM yang datang ke kami. Kami akan upayakan untuk anak ini keluar dari lapas. Karena mereka masih di bawah umur. Sesuai UU Nomor 3 anak ini harus dilindungi. Bukan lapas tempatnya. Keadaan anak sudah trauma, setiap hari selalu menangis. Saya akan upayakan secepatnya. Termasuk kami akan melapor ke Komnas Perlindungan Anak," tegas Fajar Arsidana.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.