Perajin Tahu di Kediri Tetap Berproduksi

Kompas.com - 09/09/2013, 16:23 WIB
beberapa pekerja sedang memproduksi tahu di salah satu industri pembuatan tahu di Kota Singkawang (2/9/2013). Melambungnya harga bahan baku kedelai disertai susahnya memperoleh bahan baku membuat pengusaha khawatir tidak bisa berproduksi. KOMPAS.com/YOHANES KURNIA IRAWANbeberapa pekerja sedang memproduksi tahu di salah satu industri pembuatan tahu di Kota Singkawang (2/9/2013). Melambungnya harga bahan baku kedelai disertai susahnya memperoleh bahan baku membuat pengusaha khawatir tidak bisa berproduksi.
|
EditorKistyarini

KEDIRI, KOMPAS.com - Kenaikan harga kedelai yang terjadi sejak sekitar sebulan ini membuat para perajin tahu di beberapa daerah bergejolak, bahkan melakukan aksi mogok produksi. Namun kondisi itu tidak terjadi pada perajin tahu di Kediri, Jawa Timur.

"Tidak ada pengaruh (terhadap tahu) yang signifikan," kata Yetty Sisworini, Kepala Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Pertambangan Pemerintah Kota Kediri usai melakukan memantau efek kenaikan harga kedelai terhadap perajin tahu, Senin (9/9/2013).

Yetty menambahkan, kenaikan harga kedelai di Kediri sudah mulai terjadi sejak bulan puasa lalu. Dari harga Rp 7.500 per kilogram kedelai, saat ini naik menjadi kisaran Rp 9.300 per kilogram hingga Rp 9.500 per kilogram.

"Dengan adanya situasi ini, para pengrajin tahu melakukan beberapa penyesuaian agar tetap bertahan," imbuhnya.

Meski demikian, pihaknya akan terus memantau untuk mengetahui perkembangan situasi di lapangan. Beberapa kebijakan menurutnya akan diambil dengan disesuaikan kondisi lapangan.

"Saat ini baru pemantauan harga. Langkah selanjutnya akan kami koordinasikan dengan instansi terkait." pungkasnya.

Atim, salah seorang pengrajin tahu, menyikapi kenaikan harga kedelai itu dengan meningkatkan harga jualnya. Ia sengaja tidak memperkecil ukuran tahu maupun mengurangi kualitas tahu untuk menjaga kepercayaan konsumennya.

"Kalau biasanya satu potong tahu dijual harga Rp 1.200, saat ini naik jadi Rp 1.500," kata perajin tahu di Kelurahan Tinalan ini.

Rudi Setijo, Ketua Asosiasi Perajin Tahu Kediri, mengakui adanya penurunan penjualan. Namun menurut dia penurunan itu bukan merupakan imbas langsung dari kenaikan harga kedelai. "Kondisi pasar saat ini kebetulan memang lesu," kata perajin tahu di Jalan Patimura Kota Kediri ini.

Saat ini terdapat 148 perajin tahu di Kediri dengan kebutuhan kedelai mencapai 11,160 ton per hari.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sambut Pemudik, Ganjar Minta Seluruh Kepala Desa di Jateng Buat Tempat Karantina Covid-19

Sambut Pemudik, Ganjar Minta Seluruh Kepala Desa di Jateng Buat Tempat Karantina Covid-19

Regional
UPDATE Kasus Corona di Gresik: Pasien Positif Corona 5 Orang, 57 PDP

UPDATE Kasus Corona di Gresik: Pasien Positif Corona 5 Orang, 57 PDP

Regional
Berstatus PDP, Kepala Kantor Kemenag Kota Blitar Meninggal Dunia

Berstatus PDP, Kepala Kantor Kemenag Kota Blitar Meninggal Dunia

Regional
Hujan Deras Sebabkan Longsor di Tana Toraja, 3 Warga Tewas Tertimbun

Hujan Deras Sebabkan Longsor di Tana Toraja, 3 Warga Tewas Tertimbun

Regional
Hasil Rapid Test PDP Hamil di Padang Sidempuan yang Meninggal Reaktif

Hasil Rapid Test PDP Hamil di Padang Sidempuan yang Meninggal Reaktif

Regional
Bayi Baru Lahir Tergeletak di Atap Rumah, Diduga Dilempar Ibu Kandungnya

Bayi Baru Lahir Tergeletak di Atap Rumah, Diduga Dilempar Ibu Kandungnya

Regional
Tak Patuh, 4 ODP di Purwokerto Dikarantina Paksa

Tak Patuh, 4 ODP di Purwokerto Dikarantina Paksa

Regional
Kabar Baik dari Magetan, 8 Pasien Positif Corona Dinyatakan Sembuh

Kabar Baik dari Magetan, 8 Pasien Positif Corona Dinyatakan Sembuh

Regional
Beroperasi Mulai Senin, RS Darurat Corona di Pulau Galang Sediakan 3 Klaster Perawatan

Beroperasi Mulai Senin, RS Darurat Corona di Pulau Galang Sediakan 3 Klaster Perawatan

Regional
Himbau Tidak Mudik, Wali Kota Hendi Yakin Pemerintah Kasih Libur Pengganti Lebaran

Himbau Tidak Mudik, Wali Kota Hendi Yakin Pemerintah Kasih Libur Pengganti Lebaran

Regional
Cegah Corona, Operasional Penerbangan Bandara Ahamd Yani Semarang Dibatasi

Cegah Corona, Operasional Penerbangan Bandara Ahamd Yani Semarang Dibatasi

Regional
Tiga Pasien Positif Corona di RSUD Zainoel Abidin Aceh Sembuh

Tiga Pasien Positif Corona di RSUD Zainoel Abidin Aceh Sembuh

Regional
Kisah Pilu di Balik Longsor Tanah Datar, Anak Tewas Saat Gendong Ibunya yang Lumpuh

Kisah Pilu di Balik Longsor Tanah Datar, Anak Tewas Saat Gendong Ibunya yang Lumpuh

Regional
Isolasi Diri di Hutan Sepulang dari Jakarta, 8 Pemuda Aceh Tidur di Tenda dan Jaring Ikan di Sungai

Isolasi Diri di Hutan Sepulang dari Jakarta, 8 Pemuda Aceh Tidur di Tenda dan Jaring Ikan di Sungai

Regional
Kader PDIP Kota Semarang Serahkan Gajinya untuk Bantu Penanganan Covid-19

Kader PDIP Kota Semarang Serahkan Gajinya untuk Bantu Penanganan Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X