Kompas.com - 08/09/2013, 01:54 WIB
Ilustrasi korupsi KOMPAS/HERU SRI KUMOROIlustrasi korupsi
KEFAMENANU, KOMPAS.com - Kejaksaan Negeri Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, menolak pengembalian aksesori kapal cepat yang telah dikorupsi kontraktor pelaksana proyek pengadaan kapal Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten TTU.

Kepala Kejaksaan Negeri Kefamenanu, Dedie Tri Haryadi kepada Kompas.com, Sabtu (7/9/2013) mengatakan penolakan dilakukan lantaran permintaan untuk menghadirkan ahli yang mengetahui penggunaan aksesori tersebut tidak dipenuhi kontraktor.

“Kami juga harus minta pertimbangan dari ahli, apakah barang-barang itu (aksesori, red) bisa digunakan atau tidak, tetapi mereka tidak bawa ahlinya. Kan kita tidak tahu penggunaannya seperti apa, sehingga akhirnya barang itu kita suruh bawa kembali,” kata Dedie.

Diberitakan sebelumnya terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan kapal cepat di Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, Jumat (6/9/2013) siang, menyerahkan sejumlah aksesori kapal cepat pada Kejaksaan Negeri Kefamenanu.

Pengembalian aksesori kapal cepat itu dilakukan kuasa hukum terdakwa kasus korupsi ini.

"Dalam persidangan kemarin, terdakwa berniat baik menyerahkan kembali aksesori kapal speed boat yang belum sempat diserahkan waktu itu," ujar Kepala Kejaksaan Negeri Kefamenanu, Dedie Tri Haryadi, di ruang kerjanya, Jumat.

Terdakwa yang mengembalikan aksesori ini adalah kontraktor yang menggarap pengadaan kapal cepat tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meski demikian, tegas Dedie, niat baik tidak berarti akan menghapuskan pidana yang sudah dilakukan terdakwa.

"(Niat baik) itu hanya bersifat sebagai bahan pertimbangan jaksa saja dalam menjatuhkan tuntutan atas terdakwa," lanjut dia.

Sekadar diketahui, kasus korupsi kapal cepat ini menyeret delapan orang menjadi terdakwa.

Mereka adalah Maksimus Tanesib, mantan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan TTU, Markus Tupen selaku penerima kuasa Direktris CV Inne mandiri, Dilvianus Octory Boy selaku konsultan, serta lima orang panitia pengadaan.

Kasus ini mencuat ketika pemeriksaan fisik kapal dilakukan, tim pemeriksa mendapati pekerjaan yang dirampungkan hanya mencapai 82,94 persen.

Dengan pekerjaan yang tak tuntas itu, anggaran sudah dikucurkan secara penuh dan sudah diterima kontraktor.

Rincian aksesori yang diserahkan antara lain dua set pakaian selam, dua buah alat pemadam kebakaran, empat buah  aki kering 28 AMP, 10 bah lampu senter penyelam, empat kotak berbahan fiber, dan delapan unit PLTS 50 WP.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.