Kompas.com - 05/09/2013, 22:44 WIB
Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Christiandy Sanjaya meletakkan batu pertama tanda dimulainya proyek pembangunan PLTU Parit Baru berkapasitas 2x50 Mega Watt di Dusun Tanjung Gondol, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang,Kalimantan Barat (5/9/2013) KOMPAS.com/YOHANES KURNIA IRAWANWakil Gubernur Kalimantan Barat, Christiandy Sanjaya meletakkan batu pertama tanda dimulainya proyek pembangunan PLTU Parit Baru berkapasitas 2x50 Mega Watt di Dusun Tanjung Gondol, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang,Kalimantan Barat (5/9/2013)

BENGKAYANG, KOMPAS.com — Terbatasnya pasokan listrik di Kalimantan Barat membuat warga yang tinggal di perbatasan pernah tak merasakan listrik selama kurang lebih 70 tahun. Kondisi tersebut memaksa PT PLN beberapa tahun yang lalu membeli listrik dari Sarawak, Malaysia, untuk memenuhi pasokan listrik.

"Masyarakat sempat menyampaikan kepada saya bahwa mereka baru merasa merdeka. Katanya, tujuh puluh tahun belum pernah nikmati listrik. Saat inilah, dengan beli dari Malaysia, dia bisa menikmati listrik," kata Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Christiandy Sanjaya.

Christiandy menyampaikan hal tersebut ketika memberi sambutan dalam acara peletakan batu pertama proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Parit Baru di Dusun Tanjung Gondol, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Kamis (5/9/2013).

Sejak dijalankannya program 10.000 megawatt oleh pemerintah untuk memenuhi pasokan kebutuhan listrik di Indonesia, percepatan pembangunan pembangkit listrik diharapkan bisa memenuhi pasokan listrik di daerah. Kalimantan Barat menjadi salah satu provinsi yang menjadi sasaran program percepatan tersebut.

Salah satu pembangkit yang sedang dibangun adalah PLTU berkapasitas 2 x 50 megawatt di Dusun Tanjung Gondol, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.

Christiandy menjelaskan bahwa kebutuhan listrik begitu mendesak mengingat kondisi bangsa Indonesia yang terus bertumbuh seperti sekarang ini. "Untuk mengantisipasi kebutuhan ini, kita perlu percepatan untuk memenuhi kebutuhannya. Listrik tidak hanya dibutuhkan oleh masyarakat, tapi itu punya multiply effect, termasuk buat industri. Kalau industri jalan, masuk kesejahteraan, membuka tenaga kerja, berarti mengurangi pengangguran," papar Christiandy.

Dia juga menyebutkan bahwa sebenarnya banyak investor yang berencana masuk ke Kalimantan Barat, tetapi terkendala karena keterbatasan energi listik. "Makanya, tadi saya katakan, kita semua harus mendukung kalau ada pembangunan pembangkit seperti ini. Itu akan memberikan ketersediaan listrik yang memadai di Kalimantan Barat," ujar Christiandy.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Christiandy berharap dukungan semua pihak terkait masalah pembebasan lahan, termasuk jika nanti ada rencana baru untuk membangun lagi di lokasi yang lain.

Sementara itu, Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot, berharap dukungan terhadap terobosan dengan dibangunnya pembangkit listrik yang menggandeng perusahaan China Gezhouba Group Company Limited (CGGC) tersebut. Rencananya proyek tersebut akan selesai dalam 30 bulan ke depan.

"Ini kan kebutuhan. Jadi, saya rasa semua harus dukung, bukan hanya kebutuhan satu atau dua orang, tapi kebutuhan banyak orang, untuk menjawab kebutuhan listrik di daerah kita," kata Gidot.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.