Kompas.com - 05/09/2013, 19:00 WIB
Ilustrasi Korupsi ShutterstockIlustrasi Korupsi
|
EditorFarid Assifa

KENDARI, KOMPAS.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendari belum bisa menjebloskan satu dari delapan eks anggota DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 1999-2004, meski sudah menerima putusan kasasi dari Mahkamah Agung (MA) RI.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri Kendari, Arifuddin SH mengatakan, penundaan eksekusi karena telah terjadi kontradiksi dalam amar putusan MA tersebut.

“Dalam amar putusan MA pada poin pertama menyatakan terdakwa tidak terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi, di poin kedua menyatakan terdakwa Drs La Ode Ate, terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi,” ungkap Arifuddin di kantor Kejari Kendari di Jalan Abdullah Silondae, Kamis (5/9/2013).

Sementara pada poin ketiga amar putusan MA, kata Arifuddin, membebaskan terdakwa dari dakwa primer tersebut di atas. Putusan kasasi MA tersebut, lanjutnya, membingungkan untuk ditindaklanjuti. “Jadi kami tunda sementara eksekusi terhadap terdakwa La Ode Ate. Pengacara terdakwa sudah berkoordinasi dengan Kajari, kami meminta pengacaranya untuk bertemu dengan ketua Pengadilan Negeri Kendari,” terangnya.

Arifuddin mengaku, baru pertama kali menerima putusan MA yang bunyinya berbeda. Sehingga pihaknya tidak bisa gegabah menindaklanjuti amar putusan MA itu.

“Saya juga kaget, karena selama ini kami belum pernah menerima putusan MA yang berbeda antara poin pertama dengan keduanya,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan satu dari delapan eks anggota DPRD Sultra periode 1999-2004 lalu segera dieksekusi, karena terbukti melakukan korupsi dalam kunjungan kerja fiktif ke Jawa Barat. Eksekusi itu dilakukan menyusul terbitnya putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) RI.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepala seksi penerangan hukum dan Humas Kejaksaan Tinggi Sultra, Baharuddin mengatakan, satu orang eks anggota DPRD Sultra yakni La Ode Ate. Sedangkan untuk tujuh orang mantan anggota DPRD Sultra, kata Baharuddin, masih menunggu putusan MA. “Itu yang baru kami tahu, tujuh eks anggota DPRD Sultra lainnya belum ada putusan MA yang kami terima. Putusan kasasi menghukum terdakwa selama setahun,” jelasnya.

Tujuh eks anggota DPRD Sultra yang terlibat dalam perjalanan dinas fiktif yaitu Umar Saranani, La Ode Bariun, Hasanuddin Silondae, Amir Pidani, Haola Edy Mokodompit, LA Rasyid, dan Leonard Pingak. Menurut Baharuddin, dalam perkara korupsi Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif di DPRD Sultra setiap anggota DPRD mendapat dana sebesar Rp 26,5 juta.

“Mereka (eks anggota DPRD, red) mendapat tugas kajian antardaerah di Jawa Barat, namun dari hasil penyelidikan kami, hanya staf pendamping saja yang ke Jabar, sedangkan anggota DPRD itu tidak ke sana,” tutupnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.