Kompas.com - 05/09/2013, 15:47 WIB
Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Surono paparkan petankawasan rawan bencana di Pos Pengamatan Gunung Guntur, Garut, Jawa Barat, Selasa (9/4/2013). Tremor Gunung Guntur terus meningkat dengan aktivitas kegempaan semakin dangkal. Warga tersebut pun mulai mempelajari kawasan aman untuk situasi darurat.

KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHOKepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Surono paparkan petankawasan rawan bencana di Pos Pengamatan Gunung Guntur, Garut, Jawa Barat, Selasa (9/4/2013). Tremor Gunung Guntur terus meningkat dengan aktivitas kegempaan semakin dangkal. Warga tersebut pun mulai mempelajari kawasan aman untuk situasi darurat.
|
EditorFarid Assifa

BANDUNG, KOMPAS.com - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat Udjwalaprana Sigit mengatakan, gunung Guntur yang saat ini statusnya telah dinaikkan dari normal menjadi waspada, masih menunjukkan aktivitas vulkanik terus menerus. Untuk itu, BPBD yang bekerjasama dengan Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) belum bisa menurunkan status gunung Guntur.

"Ya, sampai saat ini masih menggeliat," kata Sigit saat ditemui di Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (5/9/2013).

Sebagai langkah antisipasi, Sigit mengaku, pihaknya telah bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Garut, dengan membuat rencana kontijensi berupa pemetaan jalur evakuasi. "Kita sudah siapkan zona evakuasi dan latihan evakuasi," aku Sigit.

Menurut Sigit, hal tersebut perlu dilakukan secepatnya, untuk meminimalisasi korban yang ditimbulkan jika ada peningkatan aktivitas vulkanik lanjutan yang membahayakan masyarakat. Pasalnya, lokasi gunung Guntur berada tidak jauh dari Garut Kota. "Kita sudah rapat bersama dan sudah diantisipasi," terangnya.

Sebelumnya diberitakan, status gunung Guntur di Kabupaten Garut kembali meningkat dari normal menjadi waspada. Warga sekitar gunung dan para wisatawan diimbau untuk menjauhi kawasan radius dua kilometer dari kawah di puncak gunung.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Dikdik Hendrajaya, mengatakan, peningkatan status gunung api tersebut didasarkan pada surat yang diterimanya dari Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

"Surat dari PVMBG itu menyatakan status Gunung Guntur meningkat dari normal menjadi waspada sejak pukul 16.00. Terjadi peningkatan aktivitas gunung," tutur Dikdik di kantor BPBD Kabupaten Garut, Jumat (30/8/2013).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk menanggapi surat tersebut, BPBD Kabupaten Garut telah mengirim surat kepada camat Tarogongkaler, Leles, Banyuresmi, dan Tarogongkidul. Para camat diimbau segera menyosialisasikan kabar dari PVMBG tersebut. Warga dan para wisatawan, diimbau untuk tidak panik dengan kondisi peningkatan status ini.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.