Aceng Fikri Absen Saat Penyerahan SK Penetapan Calon DPD

Kompas.com - 04/09/2013, 14:04 WIB
 Bupati Garut Aceng HM Fikri (baju putih) saat meninggalkan Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, seusai menerima surat pemberhentiannya, Senin (25/2/2013). Surat pemberhentian yang merupakan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 17/P tahun 2013 tersebut diterima Aceng yang diserahkan oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO Bupati Garut Aceng HM Fikri (baju putih) saat meninggalkan Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, seusai menerima surat pemberhentiannya, Senin (25/2/2013). Surat pemberhentian yang merupakan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 17/P tahun 2013 tersebut diterima Aceng yang diserahkan oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.
|
EditorKistyarini

BANDUNG, KOMPAS.com — Mantan Bupati Garut, Aceng Fikri, tidak hadir saat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat menyerahkan surat keputusan (SK) penetapan daftar calon untuk DPD RI, Rabu (4/9/2013).

Menurut Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat, SK penetapan calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI atas nama Aceng Fikri telah diserahkan kepada wakilnya. "Tidak ada masalah (diwakilkan) tidak apa-apa kalau tidak ada waktu," kata Yayat saat ditemui di Kantor KPU Jawa Barat, Jalan Garut, Kota Bandung.

Yayat menambahkan, ketidakhadiran Aceng dalam penyerahan SK penetapan tersebut tidak berimplikasi terhadap pencalonan. "Jadi prinsipnya tidak ada paksaan dan tidak memengaruhi pencalonan," ucapnya.

Yayat menjelaskan, dari 36 calon anggota DPD RI yang memenuhi syarat dari Jawa Barat, hanya tiga calon yang mengambil sendiri SK penetapannya. Sementara itu, 25 calon diwakilkan. Sisanya dianggap tidak hadir karena tidak mengirimkan perwakilan.

"Kami harapkan sesegera mungkin mengambil (SK). Tidak ada batasan waktu sampai kapan, ini hanya soal penyampaian," terang Yayat.

Kalau memang tetap tidak punya waktu untuk mengambil, Yayat menambahkan, KPU Jawa Barat akan mengirimkan SK tersebut ke alamat yang bersangkutan. "Bisa kita kirimkan lewat pos. Jadi, pertemuan ini sebenarnya tidak mengikat," ujarnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

126 Warga Bima Keracunan Massal Usai Santap Gado-gado

126 Warga Bima Keracunan Massal Usai Santap Gado-gado

Regional
Kasus WNA Masuk Indonesia di Tengah Wabah Corona, TKA China di Ketapang hingga Bintan Dipulangkan

Kasus WNA Masuk Indonesia di Tengah Wabah Corona, TKA China di Ketapang hingga Bintan Dipulangkan

Regional
Fakta Dibongkarnya Makam Pasien Positif Corona, Warga Bunyikan Kentongan, Bupati Turun Tangan

Fakta Dibongkarnya Makam Pasien Positif Corona, Warga Bunyikan Kentongan, Bupati Turun Tangan

Regional
Duduk Perkara Penolakan Pemakaman Pasien Covid-19 di Banyumas, Bupati Minta Maaf dan Pimpin Pembongkaran Makam

Duduk Perkara Penolakan Pemakaman Pasien Covid-19 di Banyumas, Bupati Minta Maaf dan Pimpin Pembongkaran Makam

Regional
Keluarga Pasien Corona: Kenapa Kamu Larang Saya Keluar, Nanti Saya Bakar Sekalian Rumah Ini

Keluarga Pasien Corona: Kenapa Kamu Larang Saya Keluar, Nanti Saya Bakar Sekalian Rumah Ini

Regional
Dua Warga Pemalang Positif Corona, Punya Riwayat Pernah ke Semarang dan DIY

Dua Warga Pemalang Positif Corona, Punya Riwayat Pernah ke Semarang dan DIY

Regional
Menyoal Kedatangan 316 WNI dari Italia, Dinyatakan Sehat Setelah Karantina di Kapal dan Rapid Tes di Bali

Menyoal Kedatangan 316 WNI dari Italia, Dinyatakan Sehat Setelah Karantina di Kapal dan Rapid Tes di Bali

Regional
5 Fakta Siswi SMK Diperkosa 7 Temannya, Terbongkar dari Ancaman Pelaku di Ponsel, Korban Alami Trauma

5 Fakta Siswi SMK Diperkosa 7 Temannya, Terbongkar dari Ancaman Pelaku di Ponsel, Korban Alami Trauma

Regional
Oknum PNS Ditangkap Polisi Gara-gara Gadaikan 26 Mobil Sewaan

Oknum PNS Ditangkap Polisi Gara-gara Gadaikan 26 Mobil Sewaan

Regional
Purwakarta Batasi Hilir Mudik Kendaraan AKDP dan Bolehkan Angkot Tetap Beroperasi

Purwakarta Batasi Hilir Mudik Kendaraan AKDP dan Bolehkan Angkot Tetap Beroperasi

Regional
Dituding Nikahi Anak 7 Tahun, Syekh Puji Sebut Hanya Skenario Anggota Keluarga untuk Memeras Uang

Dituding Nikahi Anak 7 Tahun, Syekh Puji Sebut Hanya Skenario Anggota Keluarga untuk Memeras Uang

Regional
'Rapid Test', 11 Warga Sumedang Positif Covid-19 dan 4 di Antaranya Tenaga Medis

"Rapid Test", 11 Warga Sumedang Positif Covid-19 dan 4 di Antaranya Tenaga Medis

Regional
Puluhan Santri di Kaltim Berstatus ODP, Pernah Hadir di Ijtima Ulama Gowa

Puluhan Santri di Kaltim Berstatus ODP, Pernah Hadir di Ijtima Ulama Gowa

Regional
RSU dr Slamet Garut Minta Tempat Tinggal Sementara untuk Tenaga Medis

RSU dr Slamet Garut Minta Tempat Tinggal Sementara untuk Tenaga Medis

Regional
Hadapi Corona, Ganjar Minta Desa Hidupkan Lagi Tradisi Jimpitan untuk Lumbung Pangan

Hadapi Corona, Ganjar Minta Desa Hidupkan Lagi Tradisi Jimpitan untuk Lumbung Pangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X