Massa HTI di Bandung Demo Tolak Miss World

Kompas.com - 04/09/2013, 10:41 WIB
Tak kurang dari 500 orang massa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) perwakilan Jawa Barat, melakukan aksi penolakan penyelenggaraan ajang pemilihan Miss World 2013 yang akan digelar di Indonesia. Aksi tersebut digelar di depan Gedung Sate Jalan Diponegoro Kota Bandung, Rabu (4/9/2013).  
KOMPAS.com/Putra Prima PerdanaTak kurang dari 500 orang massa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) perwakilan Jawa Barat, melakukan aksi penolakan penyelenggaraan ajang pemilihan Miss World 2013 yang akan digelar di Indonesia. Aksi tersebut digelar di depan Gedung Sate Jalan Diponegoro Kota Bandung, Rabu (4/9/2013).
|
EditorGlori K. Wadrianto
BANDUNG, KOMPAS.com - Tak kurang dari 500 orang massa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) perwakilan Jawa Barat, melakukan aksi penolakan penyelenggaraan ajang pemilihan Miss World 2013 yang akan digelar di Indonesia. Aksi tersebut digelar di depan Gedung Sate Jalan Diponegoro Kota Bandung, Rabu (4/9/2013).

Meskipun panitia penyelenggara telah menghapus sesi penggunaan marak dikritisi warga, namun HTI masih menggugat acara itu.

"Tapi tetap saja tidak bisa ditutupi jika Miss World dan kontes kecantikan sejenis tidak lebih dari eksploitasi perempuan untuk mendongkrak pendapatan industri fashion, kosmetik dan rating media," kata juru bicara Hizbut Tahrir Indonesia Muhammad Ismail Yuswanto di sela-sela aksi.

Selain itu, HTI juga mendesak pemerintah agar mencabut izin penyelenggaraan Miss World dan mengeluarkan kebijakan untuk menghentikan eksploitasi perempuan dalam bentuk apapun di Indonesia.

"Kami menyerukan kepada seluruh perempuan Indonesia untuk mengembalikan harkat dan martabat perempuan," tegasnya.

Ismail menambahkan, sesungguhnya masyarakat semakin sadar bahwa negara ini telah gagal menjaga moralitas bangsa dan solusi tuntasnya ada pada syariah Islam. Terbukti, kata Ismail, hasil survei menunjukkan 72 persen masyarakat Indonesia menginginkan penerapan Syariah dan menolak gaya hidup liberal barat.

"Untuk itu kami menyerukan kepada seluruh umat Islam untuk berjuang sungguh-sungguh guna mengganti sistem sekuler-kapitalis," serunya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjarmasin Masuk Zona Hitam, Wali Kota Ancam Tempat Hiburan yang Beroperasi

Banjarmasin Masuk Zona Hitam, Wali Kota Ancam Tempat Hiburan yang Beroperasi

Regional
Menteri Nadiem Makarim Sebut SMAN 4 Sukabumi Luar Biasa

Menteri Nadiem Makarim Sebut SMAN 4 Sukabumi Luar Biasa

Regional
Viral, Foto Petugas Satpol PP Makassar dengan Sepeda Brompton Seharga Rp 90 Juta

Viral, Foto Petugas Satpol PP Makassar dengan Sepeda Brompton Seharga Rp 90 Juta

Regional
7 Pria Pemerkosa Ibu Muda di Hutan Ditangkap

7 Pria Pemerkosa Ibu Muda di Hutan Ditangkap

Regional
Cerita Peserta UTBK UGM yang Waswas Ikut Ujian di Tengah Wabah

Cerita Peserta UTBK UGM yang Waswas Ikut Ujian di Tengah Wabah

Regional
'Kalau Memang Lelah, Sudah Tidur di Situ, Istirahat karena Kurang Tidur'

"Kalau Memang Lelah, Sudah Tidur di Situ, Istirahat karena Kurang Tidur"

Regional
Kadis PPA Lampung: Dia Hanya Pendamping, Bukan Pegawai Negeri Maupun Pejabat Struktural

Kadis PPA Lampung: Dia Hanya Pendamping, Bukan Pegawai Negeri Maupun Pejabat Struktural

Regional
Emosi Disebut Bodoh, Seorang Pria Ini Bunuh Saudaranya Sendiri

Emosi Disebut Bodoh, Seorang Pria Ini Bunuh Saudaranya Sendiri

Regional
Karoseri Laksana Produksi Bus yang Terapkan Kursi Penumpang Berjarak

Karoseri Laksana Produksi Bus yang Terapkan Kursi Penumpang Berjarak

Regional
Serikat Buruh Desak Pemerintah Terbuka Soal 3 Perusahaan di Semarang Klaster Covid-19

Serikat Buruh Desak Pemerintah Terbuka Soal 3 Perusahaan di Semarang Klaster Covid-19

Regional
Pemerkosa Anak Korban Pemerkosaan Ditetapkan sebagai Tersangka

Pemerkosa Anak Korban Pemerkosaan Ditetapkan sebagai Tersangka

Regional
Menyoal Santri Pondok Gontor Asal Sidoarjo yang Positif Covid-19, Terpapar Ayah yang Bekerja di Bank

Menyoal Santri Pondok Gontor Asal Sidoarjo yang Positif Covid-19, Terpapar Ayah yang Bekerja di Bank

Regional
Satu Pelaku Pembongkaran Paksa Peti Jenazah Covid-19 di Jeneponto Ditangkap, 6 Buron

Satu Pelaku Pembongkaran Paksa Peti Jenazah Covid-19 di Jeneponto Ditangkap, 6 Buron

Regional
Wali Kota Tasikmalaya Berterima Kasih kepada Jokowi, Ini Sebabnya

Wali Kota Tasikmalaya Berterima Kasih kepada Jokowi, Ini Sebabnya

Regional
Kisah Perwira Polri Makamkan 57 Jenazah Pasien Covid-19, Sampai Tidur di Kuburan

Kisah Perwira Polri Makamkan 57 Jenazah Pasien Covid-19, Sampai Tidur di Kuburan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X