Buhari Matta Divonis, PPP Gandeng OC Kaligis dan Adnan Buyung

Kompas.com - 04/09/2013, 09:50 WIB
Bupati Kolaka nonaktif, Buhari Matta, menjalani sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (1/5/2013). Buhari didakwa dalam kasus korupsi jual-beli nikel Pemkab Kolaka yang merugikan keuangan negara Rp 24,183 miliar. KOMPAS/MOHAMAD FINAL DAENGBupati Kolaka nonaktif, Buhari Matta, menjalani sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (1/5/2013). Buhari didakwa dalam kasus korupsi jual-beli nikel Pemkab Kolaka yang merugikan keuangan negara Rp 24,183 miliar.
|
EditorGlori K. Wadrianto

KOLAKA, KOMPAS.com- Pasca vonis penjara selama 4 tahun 6 bulan yang dijatuhkan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Sulawesi Tenggara terhadap Bupati Kolaka non aktif Buhari Matta, Partai Persatuan Pembangunan langsung melakukan langkah hukum.

Ketua DPC PPP Kolaka Najamuddin Haruna menilai, vonis tersebut mengandung banyak kejanggalan. Untuk membongkar kejanggalan itu, DPC PPP Kolaka menggandeng pengacara kondang yang bakal mendampingi Buhari dalam proses lanjutan. Dua pengacara itu dalah adalah Adnan Buyung Nasution dan OC Kaligis.

Menurut Najamuddin, Hakim Tipikor Sulawesi Tenggara memandang sebelah mata pembelaan dari pengacara lokal  yang  digunakan Buhari Matta. "Bukan berarti yang kemarin bela Pak Buhari itu tidak handal,” katanya saat konfrensi pers di Kantor DPC PPP Kolaka, Selasa (4/9/2013) kemarin.

Kata Najamuddin, majelis hakim tipikor tersebut mengabaikan saksi ahli dari beberapa universitas besar di Indonesia. “Tujuh orang saksi ahli dari berbagai universitas besar yang ada di Indonesia, contohnya dari Universitas Indonesia, Prof DR Erman Rajagukguk, SH LLM Phd. Tapi keterangan dari seluruh saksi ahli itu tidak diterima oleh majelis hakim tipikor," kata Najamuddin.

Seperti yang diberikan sebelumnya Bupati Kolaka Buhari Matta tersandung kasus hukum terkait penjualan ore (bahan baku nikel) kadar rendah milik PT Inco beberapa bulan yang lalu. Dan kini pengadilan tipikor Sulawesi Tenggara menjatuhkan vonis 4 tahun 6 bulan terhadap Buhari Matta. Sementara itu direktur PT. Kolaka Mining Internasional, Atto Sakmiwata Sampetoding divonis bebas oleh majelis hakim tipikor. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
Program 'Jangkar', Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Program "Jangkar", Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Regional
Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Regional
Lewat Teman Bus Trans Metro Pasundan, Wagub Jabar Ajak Masyarakat Naik Transportasi Umum

Lewat Teman Bus Trans Metro Pasundan, Wagub Jabar Ajak Masyarakat Naik Transportasi Umum

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.