Sidang Kasus Pembunuhan Bapak dan Anak Berujung Ricuh

Kompas.com - 02/09/2013, 22:45 WIB
|
EditorFarid Assifa
MAKASSAR, KOMPAS.com — Sidang kasus pembunuhan terhadap ayah dan anak di Pengadilan Negeri (PN) Makassar pada Senin (2/9/2013) diwarnai kericuhan. Rekan dan keluarga korban berkelahi dengan rekan terdakwa.

Pantauan Kompas.com di PN Makassar, baku pukul itu berawal dari protes rekan dan keluarga korban seusai sidang dengan agenda tuntutan. Keluarga korban merasa kecewa dengan tuntutan yang disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Arief Chandra terhadap terdakwa Andi Ma'ruf (25). Tuntutan 15 tahun penjara untuk terdakwa dianggap sangat ringan, apalagi terdakwa menghabisi dua nyawa sekaligus, yakni bapak dan anak.

Melihat teman dan keluarga korban mengamuk dan mencaci maki terdakwa, rekan terdakwa pun ikut terpancing emosi, hingga perkelahian tak terhindarkan. Perkelahian itu dapat diredam setelah puluhan polisi dari Satuan Unit Shabara Polrestabes Makassar melerai kedua kubu yang bertikai. Akibat dari peristiwa itu, salah satu keluarga korban terpaksa diamankan polisi karena membawa panah.

Andi Maruf (25), mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Makassar, menjadi terdakwa pembunuhan Hamzah dan Syarifuddin yang merupakan anak dan bapak di rumahnya di Jalan Batua Raya, Makassar, pada 6 Maret 2013 lalu. Maruf didakwa Pasal 338 jo 65 KUHPidana dan Pasal 351 Ayat 3 tentang penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal secara berlanjut.

Peristiwa pembunuhan ini berawal saat korban Hamzah, anak Syarifuddin, terlibat perkelahian dengan Andi Maruf di halaman rumahnya. Syarifuddin yang saat itu mengetahui anaknya telah tertikam bermaksud untuk melerai perkelahian. Namun, tersangka Andi Maruf yang telah membabi buta justru menikam Syarifuddin. Kedua korban tewas setelah sempat dilarikan di Rumah Sakit Ibnu Sina.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Ujaran Kebencian Bupati Agam, Mulyadi Klarifikasi soal Perempuan di Dalam Foto

Kasus Ujaran Kebencian Bupati Agam, Mulyadi Klarifikasi soal Perempuan di Dalam Foto

Regional
Polisi Buru Pencuri 33 Besi Pembatas Jalan di Jembatan Ampera

Polisi Buru Pencuri 33 Besi Pembatas Jalan di Jembatan Ampera

Regional
Tiga Bocah Tewas Tenggelam, Wagub Sulsel Minta Pengamanan Waduk Nipa-Nipa Ditingkatkan

Tiga Bocah Tewas Tenggelam, Wagub Sulsel Minta Pengamanan Waduk Nipa-Nipa Ditingkatkan

Regional
Gara-gara Benang Layangan, Listrik di Wonogiri Padam 3,5 Jam

Gara-gara Benang Layangan, Listrik di Wonogiri Padam 3,5 Jam

Regional
Tak Pernah Bepergian ke Luar Kota, Nenek 61 Tahun Terkonfirmasi Covid-19, Ini Dugaan Penyebabnya

Tak Pernah Bepergian ke Luar Kota, Nenek 61 Tahun Terkonfirmasi Covid-19, Ini Dugaan Penyebabnya

Regional
Kasus Korupsi, Anggota DPRD Muaro Jambi Divonis 2,5 Tahun Penjara

Kasus Korupsi, Anggota DPRD Muaro Jambi Divonis 2,5 Tahun Penjara

Regional
Polisi Akan Selidiki Dugaan Korupsi Bansos Covid-19 di Bulukumba

Polisi Akan Selidiki Dugaan Korupsi Bansos Covid-19 di Bulukumba

Regional
Pasien Corona di Secapa AD Bandung Tersisa 12 Orang

Pasien Corona di Secapa AD Bandung Tersisa 12 Orang

Regional
Fakta Lengkap Penahanan Jerinx Soal Kasus 'Kacung WHO', Dijerat UU ITE hingga Tanggapan IDI

Fakta Lengkap Penahanan Jerinx Soal Kasus "Kacung WHO", Dijerat UU ITE hingga Tanggapan IDI

Regional
Khofifah dan Risma Duduk Semeja Dengarkan Hasil Survei Penanganan Covid-19 di Jatim

Khofifah dan Risma Duduk Semeja Dengarkan Hasil Survei Penanganan Covid-19 di Jatim

Regional
Detik-detik Tiang Penyangga SUTET Roboh dan Tewaskan 4 Orang di Sumedang

Detik-detik Tiang Penyangga SUTET Roboh dan Tewaskan 4 Orang di Sumedang

Regional
Anggota DPR Usulkan Industri yang Merusak Lingkungan Langsung Didenda

Anggota DPR Usulkan Industri yang Merusak Lingkungan Langsung Didenda

Regional
Kisah Hidup Veteran Tertua di Pematangsiantar, Berjuang hingga Lansia

Kisah Hidup Veteran Tertua di Pematangsiantar, Berjuang hingga Lansia

Regional
Jerinx Jadi Tersangka dan Ditahan, IDI: Kami Apresiasi Langkah Penegak Hukum

Jerinx Jadi Tersangka dan Ditahan, IDI: Kami Apresiasi Langkah Penegak Hukum

Regional
Tak Kenakan Masker dan Bersalaman Saat Hajatan, Tiga Warga Positif Covid-19

Tak Kenakan Masker dan Bersalaman Saat Hajatan, Tiga Warga Positif Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X