Polisi Penembak Pengunjung Saritem Segera Disidang Disiplin

Kompas.com - 02/09/2013, 21:09 WIB
Ilustrasi senjata api. Ilustrasi senjata api.
|
EditorFarid Assifa

BANDUNG, KOMPAS.com - Briptu JS (24), anggota Quick Respons Sabhara Polrestabes Bandung, pelaku penembak salah satu pengunjung bekas lokalisasi Saritem, segera menjalani sidang disiplin. Briptu JS diduga telah melanggar PP No 2 tahun 2003 tentang pelanggaran disiplin anggota Polri. Hal itu diungkapkan Wakil Kepala Kepolisian Resor Kota Besar(Polrestabes) Bandung AKBP Awal Khaerudin, Senin (2/9/2013).

Menurutnya, JS akan segera diajukan ke sidang disiplin setelah selesai menjalani pemeriksaan bersama beberapa saksi lainnya. "Setelah selesai diperiksa yang bersangkutan (Briptu JS, red) akan diajukan pada sidang disiplin karena melanggar PP No 2 tahun 2003 tentang pelanggaran anggota Polri," kata Awal kepada Kompas.com melalui pesan singkatnya, Senin.

Saat ini Briptu JS masih diperiksa oleh Propam Polrestabes Bandung. JS diperiksa bersama 7 saksi lainnya, mulai dari warga sekitar dan teman korban serta saksi lainnya.

"Masih sedang ditangani Propam Polrestabes Bandung dengan pemeriksaan terhadap anggota atas nama JS dan juga 7 saksi lainnya," jelas Awal.


Pihaknya menyatakan, hasil dari pemeriksaan tersebut akan disampaikan pada Selasa, (8/9/2013) besok. "Untuk hasilnya (pemeriksaan, red) mudah-mudahan besok akan disimpulkan secara menyeluruh," jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Briptu JS diduga telah menembak seorang pengunjung bekas lokalisasi Saritem bernama Arif. Akibatnya, Arif mengalami luka tembak di betis kiri sehingga harus dirawat di Rumah Sakit Kebon Jati.

Arif asal Sumatera Utara itu bersama rekan-rekannya tengah mengunjungi bekas lokalisasi Saritem di Jalan Saritem, Gang Ipong, Jawa Barat, Sabtu lalu sekitar pukul 05.30. Kapolsek Andir Kompol Janter Nainggolan menjelaskan, peristiwa itu bermula saat Aris dan teman-temannya terlibat perkelahian dengan pengunjung lainnya.

"Anggota polisi (JS, red) yang saat itu ada di lokasi tersebut berniat melerai, namun yang berkelahi malah menyerang polisi, bahkan hingga memukul JS," jelas Janter.

Sebelumnya, JS sempat meletuskan senapan apinya ke atas sebagai tanda peringatan. Namun, tidak digubris. Terpaksa, polisi itu kembali meletuskan senapan apinya mengarah ke salah satu orang yang terlibat perkelahian, yakni Aris.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sambut Pelantikan, Foto Jokowi dan Ma'ruf Amin Diarak dengan Gerobak Sapi Lewat Malioboro

Sambut Pelantikan, Foto Jokowi dan Ma'ruf Amin Diarak dengan Gerobak Sapi Lewat Malioboro

Regional
Kecelakaan Tol Lampung, Vanessa Tarik Adiknya Agar Tak Ikut Terbakar

Kecelakaan Tol Lampung, Vanessa Tarik Adiknya Agar Tak Ikut Terbakar

Regional
Katupkan Kedua Tangan, Agus Piranhamas Motivator yang Tempeleng 10 Siswa Minta Maaf

Katupkan Kedua Tangan, Agus Piranhamas Motivator yang Tempeleng 10 Siswa Minta Maaf

Regional
Polda Maluku: Pemberhentian Sementara Kombes AW Terkait Pelanggaran Prosedur

Polda Maluku: Pemberhentian Sementara Kombes AW Terkait Pelanggaran Prosedur

Regional
Sabtu Dini Hari, LBH Medan Dilempari Bom Molotov

Sabtu Dini Hari, LBH Medan Dilempari Bom Molotov

Regional
Minggu, Gibran Rencana Hadiri Pelantikan Jokowi Tanpa Selvi dan Jan Ethes

Minggu, Gibran Rencana Hadiri Pelantikan Jokowi Tanpa Selvi dan Jan Ethes

Regional
Skandal Pembobolan BNI Ambon, Perwira Polda Maluku Diberhentikan

Skandal Pembobolan BNI Ambon, Perwira Polda Maluku Diberhentikan

Regional
Maju Pilkada Solo, Gibran Akui Telah Konsultasi Politik dengan Senior PDI-P Pusat

Maju Pilkada Solo, Gibran Akui Telah Konsultasi Politik dengan Senior PDI-P Pusat

Regional
Soal Pilkada Solo, Gibran: Saya Akan Berjuang Tetap Maju Lewat PDI-P

Soal Pilkada Solo, Gibran: Saya Akan Berjuang Tetap Maju Lewat PDI-P

Regional
Gubernur Nurdin Paparkan 5 Program Unggulan Sulawesi Selatan

Gubernur Nurdin Paparkan 5 Program Unggulan Sulawesi Selatan

Regional
Ajudan yang Nekat Curi Uang Kapolres Hadapi Hukuman Ganda

Ajudan yang Nekat Curi Uang Kapolres Hadapi Hukuman Ganda

Regional
Pengakuan Motivator yang Tempeleng 10 Siswa, Khilaf Memukul karena Murid Tertawa

Pengakuan Motivator yang Tempeleng 10 Siswa, Khilaf Memukul karena Murid Tertawa

Regional
WJIS 2019, Investor Sepakat Kucurkan Rp 53,8 Triliun untuk Jawa Barat

WJIS 2019, Investor Sepakat Kucurkan Rp 53,8 Triliun untuk Jawa Barat

Regional
PKS Jabar Targetkan Kuasai 4 Wilayah di Pilkada 2020

PKS Jabar Targetkan Kuasai 4 Wilayah di Pilkada 2020

Regional
Satu Keluarga Penumpang Sedan Terbakar di Jalan Tol Sumatera Baru Pulang Kondangan

Satu Keluarga Penumpang Sedan Terbakar di Jalan Tol Sumatera Baru Pulang Kondangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X