Kompas.com - 30/08/2013, 21:48 WIB
Ade Koswara, pengamat gunung api di pos pengamatan Gunung Guntur di Samarang, Garut, Jawa Barat, menunjukkan rekaman tremor keaktifan Gunung Guntur yang tercatat pada seismograf, Rabu (3/4/2013). Tremor terbesar tercatat pada Selasa (2/4/2013) yang amplitudonya mencapai 4 - 25 milimeter.

KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHOAde Koswara, pengamat gunung api di pos pengamatan Gunung Guntur di Samarang, Garut, Jawa Barat, menunjukkan rekaman tremor keaktifan Gunung Guntur yang tercatat pada seismograf, Rabu (3/4/2013). Tremor terbesar tercatat pada Selasa (2/4/2013) yang amplitudonya mencapai 4 - 25 milimeter.
|
EditorFarid Assifa

GARUT, KOMPAS.com - Pemkab Garut meminta masyarakat di empat kecamatan di Garut, yakni Tarogong Kidul, Tarogong Kaler, Leles dan Banyuresmi untuk tetap tenang menyikapi peningkatan status Gunung Guntur dari normal menjadi waspada, terhitung sejak 30 Agustus 2013 pukul 16.00 WIB.

"Setelah menerima surat dari kementrian ESDM, BPBD Garut telah mengirimkan surat ke empat camat, isinya antara lain masyarakat di sekitar Gunung Guntur diharapkan tenang dan tidak terpancing isu-isu. Kami juga sudah koordinasi dengan Dandim dan Kapolres Garut," kata Kahumas Pemkab Garut Basuki Eko, Jumat (30/8/2013) malam.

Selain melakukan koordinasi lintas sektoral, lanjut Eko, BPBD terus memantau kondisi Gunung Guntur melalui Pos Pengamatan Gunung Berapi di Kampung Cukangkawung, Desa Sirnaraga, Kecamatan Tarogong Kaler dan menyiagakan petugas dan Relawan Penanggulangan Bencana apabila diperlukan. "Para pendaki tidak boleh mendaki kawah dengan radius 2 kilometer," tambah Eko.

Sementara itu, Staf Ahli Menteri ESDM bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup, Surono dihubungi via sambungan telepon mengatakan, waspada Gunung Guntur terjadi karena ada peningkatan kegempaan vulkanik dalam dan vulkanik dangkal serta terekam getaran tremor vulkanik.

"Kronologinya mulai tanggal 19 terekam 21 kali gempa vulkanik, tanggal 20 terekam 81kali, tanggal 23 terekam gempa tremor selama 3 jam. Dan hari ini kembali terekam gempa tremor lebih dari enam jam dari jam 8:30 sampai 14:50 WIB," kata pria yang akrab sapa Mbah Surono ini.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putri Papua Dilantik Jadi Dubes Selandia Baru, Pemprov Papua: Posisi Ini Sangat Strategis

Putri Papua Dilantik Jadi Dubes Selandia Baru, Pemprov Papua: Posisi Ini Sangat Strategis

Regional
Bangga, Inovasi Rapid Test Buatan Unpad Dipamerkan di Dubai Expo 2021

Bangga, Inovasi Rapid Test Buatan Unpad Dipamerkan di Dubai Expo 2021

Regional
Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Regional
Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Regional
Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Regional
Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Regional
Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.