Polisi Riau Tangkap 2 Pembakar Lahan Bayaran

Kompas.com - 30/08/2013, 21:25 WIB
EditorFarid Assifa
PEKANBARU, KOMPAS.com - Jajaran Kepolisian Daerah Provinsi Riau kembali menangkap dua pelaku pembakar lahan bayaran di dua wilayah, yakni Kabupaten Pelalawan dan Kota Pekanbaru.

"Benar ada dua pelaku pembakar lahan yang baru kami amankan, saat ini masih dalam proses pemeriksaan," kata Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Riau Brigjen Condro Kirono di Pekanbaru, Jumat (30/8/2013).
     
Dua pelaku pembakar lahan yang dimaksud Kapolda masing-masing adalah Yn (30) dan Mrt (40), keduanya diindikasi sengaja membakar lahan dengan dibayar oleh pemilik lahan tersebut.

"Namun masih dalam proses, sementara itu informasi yang kami berikan. Dengan demikian, kalau ditotal dengan jumlah tersangka sebelumnya menjadi sekitar 28 tersangka, sementara untuk pihak perusahaan masih dalam proses pemanggilan saksi ahli," kata Kapolda.

Kepala Bidang Humas Polda Riau Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Hermansyah mengatakan, untuk tersangka Yn diamankan pada Rabu (28/8) sekitar pukul 16.30 di kawasan hutan produksi terbatas (HPT) tepatnya di Kabupaten Pelalawan.

Hermansyah mengatakan bahwa modus tersangka dalam pembakaran lahan ini adalah membuka kawasan perkebunan baru dengan menebang kayu dan kemudian membersihkannya dengan cara dibakar.

"Untuk tersangka Yn masih kami selidiki apakah dia merupakan orang suruhan atau pemilik lahan tersebut," katanya.
    
Yang jelas, kata dia, pelaku Yn diamankan anggota dari Satuan Reserse Kriminal Polres Pelalawan saat tengah membakar lahan dan tengah berada di tempat kejadian.

Sampai saat ini, kata dia, tersangka masih diperiksa di Polres Pelalawan dan dikembangkan apakah masih ada pihak lain yang terlibat.

Kemudian untuk tersangka Mrt sebelumnya pada hari yang sama, ditangkap oleh anggota Polisi Sektor (Polsek) Tampan, Pekanbaru.

"Kalau menurut laporannya, pelaku Mrt diamankan ketika membakar lahan sekitar pada siang hari sekitar jam 11.00 WIB di Jalan Air Hitam tidak jauh dari terminal bus," katanya.

Penangkapan terhadap tersangka, kata dia, awalnya dilakukan oleh warga yang resah dengan ulah pelaku untuk kemudian menyerahkannya ke anggota polisi.

"Informasi sementara, pelaku Mrt membakar atas suruhan seseorang degan upah Rp1 juta. Namun kebenaran keterangan pelaku masih ditindaklanjuti," katanya.

Hermansyah mengatakan, pihaknya akan menindak tegas para pelaku pembakar hutan atau lahan yang ketahuan karena dampaknya telah merugikan banyak orang. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Banjir, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pihak Pengembang dan Pemkot

Soal Banjir, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pihak Pengembang dan Pemkot

Regional
Tangkap 3 Residivis Curanmor di Cianjur, 1 Orang Ditembak Polisi

Tangkap 3 Residivis Curanmor di Cianjur, 1 Orang Ditembak Polisi

Regional
Kesaksian Penumpang Selamat di Kapal Wartawan Istana yang Terbalik di Labuan Bajo

Kesaksian Penumpang Selamat di Kapal Wartawan Istana yang Terbalik di Labuan Bajo

Regional
Wartawan Istana Penumpang Kapal Tenggelam Dievakuasi ke Hotel Plataran

Wartawan Istana Penumpang Kapal Tenggelam Dievakuasi ke Hotel Plataran

Regional
Rekonstruksi Kasus Mahasiswi UIN Makassar Dibunuh Pacar, Pemeran Pengganti Tiba-tiba Kesurupan

Rekonstruksi Kasus Mahasiswi UIN Makassar Dibunuh Pacar, Pemeran Pengganti Tiba-tiba Kesurupan

Regional
Fakta Baru Kasus Pemerkosaan yang Melibatkan Pasutri di Bima

Fakta Baru Kasus Pemerkosaan yang Melibatkan Pasutri di Bima

Regional
Kapal Wartawan Istana Terbalik, Diduga karena Hantaman Ombak

Kapal Wartawan Istana Terbalik, Diduga karena Hantaman Ombak

Regional
Kapal Wartawan Istana Terbalik di Labuan Bajo, Semua Penumpang Selamat

Kapal Wartawan Istana Terbalik di Labuan Bajo, Semua Penumpang Selamat

Regional
Gubernur Kaltim: Dari Kuda Makan Tembaga Sampai Kuda Makan Mentega, Samarinda Sudah Banjir

Gubernur Kaltim: Dari Kuda Makan Tembaga Sampai Kuda Makan Mentega, Samarinda Sudah Banjir

Regional
Kapal Pinisi yang Tenggelam di Labuan Bajo Milik Hotel Plataran

Kapal Pinisi yang Tenggelam di Labuan Bajo Milik Hotel Plataran

Regional
Mendapat Kabar Anaknya Tewas di Indekos, Orangtua Korban Tak Percaya Dipikir Penipuan

Mendapat Kabar Anaknya Tewas di Indekos, Orangtua Korban Tak Percaya Dipikir Penipuan

Regional
Ratu Keraton Agung Sejagat Selalu Menangis Saat ditanya soal Makam Janinnya

Ratu Keraton Agung Sejagat Selalu Menangis Saat ditanya soal Makam Janinnya

Regional
Kisah Lengkap Pasutri Bayar Persalinan Rp 500.000 dengan Uang Koin, Bongkar Celengan Selama 9 Bulan

Kisah Lengkap Pasutri Bayar Persalinan Rp 500.000 dengan Uang Koin, Bongkar Celengan Selama 9 Bulan

Regional
Kapal Tenggelam di Labuan Bajo Membawa 6 Wartawan Istana Presiden

Kapal Tenggelam di Labuan Bajo Membawa 6 Wartawan Istana Presiden

Regional
Wartawan di Kapal Terbalik Usai Meliput Kunker Jokowi di Labuan Bajo

Wartawan di Kapal Terbalik Usai Meliput Kunker Jokowi di Labuan Bajo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X