Kompas.com - 30/08/2013, 17:54 WIB
Khofifah Indar Parawansa dan mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Anas Urbanigrum serta politisi senior Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Taufikurrahman Saleh duduk dalam satu meja, Minggu (25/8/2013). KOMPAS.comKhofifah Indar Parawansa dan mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Anas Urbanigrum serta politisi senior Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Taufikurrahman Saleh duduk dalam satu meja, Minggu (25/8/2013).
|
EditorFarid Assifa

SURABAYA, KOMPAS.com - Meski diprediksi tidak unggul oleh hitungan cepat lembaga survei, tim pasangan nomor 4 cagub-cawagub Jatim, Khofifah Indar Parawansah-Herman Suryadi Sumawiredja masih optimistis mendapatkan dukungan maksimal. Bahkan mereka mengintruksikan kepada semua saksi agar malam ini tidur di balai desa masing-masing untuk memantau dan mengamankan dukungan surat suara.

Ketua Tim Sukses pasangan Khofifah-Herman, Jazilul Fawaid dikonfirmasi mengaku masih optimistis meraup suara lebih banyak dari pasangan petahana Soekarwo-Saifullah Yusuf. ''Kami punya perangkat penghitungan sendiri dengan metode yang berbeda dengan lembaga survei lain, dan hasilnya cukup baik,'' ungkapnya, Jumat (30/8/2013).

Karena itu, sejak malam ini, pihaknya mengintruksikan kepada 71 ribu saksi yang ada di TPS saat pencoblosan kemarin, untuk tetap bekerja mengawal penghitungan di tingkat PPS di desa/kelurahan.

''Penghitungan surat suara di tingkat PPS maksimal dua hari, hari ini dan besok, karena itu agar semua saksi menginap di balai desa/kelurahan masing-masing untuk mengamankan suara,'' tambahnya.

Dia yakin, penghitungan suara di PPS berpotensi terjadi kecurangan dan penyelewengan, karena itu semua saksi wajib mengawasi dengan maksimal kemana saja arah surat suara itu.

Pasangan nomor urut 4, Khofifah Indar Parawansa- Herman S Sumawiredja mengumpulkan suara 37,76 persen dalam penghitungan cepat yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) atas 350 TPS yang tersebar di seluruh wilayah di Jatim pada pemungutan suara Pilgub Jatim kemarin. Hasil itu belum mampu mengungguli pasangan petahana Soekarwo-Saifullah Yusuf yang unggul dengan perolehan suara 47,91 persen.

Hasil hitung cepat juga menghitung hasil suara pasangan nomor urut 3 Bambang DH-Said Abdullah yang hanya memperoleh suara 11,05 persen. Sementara pasangan jalur independen, Eggy Sudjana-M Sihat hanya mampu meraup 2,47 persen suara.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X