Mahasiswa Demo Tolak Kedatangan Mahfud di Malang

Kompas.com - 30/08/2013, 11:34 WIB
Puluhan mahasiswa demo tolak kedatangan Mahfud MD ke kampus Universitas Kanjuruhan, Malang Jawa Timur, Jumat (30/8/2013). KOMPAS.com/Yatimul AinunPuluhan mahasiswa demo tolak kedatangan Mahfud MD ke kampus Universitas Kanjuruhan, Malang Jawa Timur, Jumat (30/8/2013).
|
EditorGlori K. Wadrianto
MALANG, KOMPAS.com - Puluhan mahasiswa di Universitas Kanjuruhan (Unikama), Malang, Jawa Timur, yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Kampus (AMPK), berunjukrasa menolak kehadiran Mahfud MD untuk mengisi acara Sarasehan Nasional di kampus itu.

Demo dilakukan di depan rektorat kampus setempat, Jumat (30/8/2013). Puluhan mahasiswa itu membawa berbagai poster bertuliskan "Amankan Kampus dari Alumni bejat. Utamakan P3T. Sterilkan Kampus Inikama dari Politik praktis. Jangan Salahkan Kami jika Berontak kepada Senior".

Ditemui di sela-sela aksi, salah satu perserta demo, Muhammad Suri menjelaskan, mahasiswa menolak Mahfud MD datang dalam acara digelar Ikatan Keluarga Besar Alumni Unikama (Ikaba), pada Sabtu (31/9/2013).

"Acara tersebut jelas sangat politis. Karena itu, mahasiswa menolak acara tersebut yang mengundang Pak Mahfud MD, sebagai pembicara dalam Sarasehan Nasional dan Rakernas. Anehnya Ikaba itu muncul tiba-tiba. Tak jelas kapan dibentuknya," kata mahasiswa angkatan 2009 itu.

Selain mengundang Mahfud sebagai pembicara, acara tersebut kata Suri, juga mengundang politisi Partai Demokrat, yang saat ini menjadi calon legislatif DPRD Kota Malang, Cristea Frisdiantara, sebagai pembicara.

"Mahasiswa tidak mau politik praktis, masuk ke kampus. Karena kampus tempat pendidikan. Bukan wadah konsolidasi kepentingan politik pratis," katanya.

Selain itu, penolakan terhadap sarasehan nasional dan kehadiran Mahfud MD itu, karena dinilai menggangu kegiatan Pengenalan Program Pendidikan Perguruan Tinggi (P3T). "Kegiatan P3T tidak optimal. Acaranya serba dikurangi. Hanya seminggu. Biasanya dua minggu. Penutupan diundur akibat kegiatan yang dihadiri Mahfud MD itu," tegas Suri.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Alasannya pengurangan kegiatan P3T, alasan rektorat tidak punya dana. Padahal pendaftarannya senilai Rp 250.000. "Alasan itu tidak rasional kalau dikurangi dengan alasan dana," katanya.

Jika sarasehan terus dilaksanakan tambahnya, mahasiswa akan kembali demo pada Sabtu (31/8/2013) nanti, saat acara berlangsung dan Mahfud MD datang ke Unikama. "Kita akan demo lagi besok menolak kedatangan Mahfud MD," tegasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X