Kompas.com - 28/08/2013, 20:15 WIB
Polres Kediri Kota, Jawa Timur melakukan pemeriksaan terhadap rumah kontrakan maupun warung internet untuk mengantisipasi adanya aksi terorisme, Senin(29/10/2012). KOMPAS.com/M. AGUS FAUZUL HAKIMPolres Kediri Kota, Jawa Timur melakukan pemeriksaan terhadap rumah kontrakan maupun warung internet untuk mengantisipasi adanya aksi terorisme, Senin(29/10/2012).
EditorFarid Assifa

SEMARANG, KOMPAS.com — MA hanya bisa pasrah ketika anggota Binmas Polrestabes Semarang mendapatinya sedang menikmati gambar syur di internet. Seketika dia langsung menutup situs yang hanya boleh diakses oleh kalangan dewasa tersebut.

”Awalnya cuma main point blank (game online), tapi lama-lama bosan juga. Akhirnya iseng-iseng buka gambar porno,” tutur MA kepada Tribun Jateng, Rabu (28/8/2013), ketika digelandang ke aula Polrestabes Semarang.

MA yang bersekolah di SD daerah Banowati ini pun mengaku sengaja membolos untuk menikmati game online. ”Tidak sering Pak, sesekali saja,” ujarnya.

MA serta 19 siswa siswi SMP dan SMA digelandang ke Polrestabes Semarang lantaran membolos sekolah dan kedapatan bermain di warnet di Jalan Singosari, Kota Semarang.

Selain mendapati beberapa siswa yang masih di bawah umur membuka situs porno, polisi juga memergoki dua pasang siswa yang menggunakan bilik warnet sebagai tempat pacaran.

Kedua pasangan siswa tersebut adalah BR (15) dan EN (16) serta A (14) dan AM (15). Pasangan BR dan EN mengaku, sebelum ke warnet, keduanya mengganti seragam sekolah mereka dengan kaus dan celana jins. ”Janjian ketemu di warnet, jadi dari rumah bawa kaus,” tutur BR.

Menurut dia, janjian di warnet sengaja dilakukan lantaran tempat tersebut dirasa aman dan cocok untuk pacaran. ”Lebih enak di warnet, bisa sambil main game,” katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, menurut dia, dirinya tidak sering janjian dengan pacarnya di warnet lantaran takut ketahuan orangtua. ”Ndak sering Pak, cuma sesekali saja. Paling seminggu sekali,” ujarnya.

Kasat Binmas Polrestabes Semarang AKBP Nengah WD mengatakan, kegiatan operasi tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut laporan masyarakat terkait dengan perilaku siswa yang suka membolos di warnet.

”Jam sekolah membolos ke warnet bukan untuk buat tugas, tetapi buka gambar porno. Beberapa tertangkap tangan anggota tadi sedang nonton filim porno,” tutur Nengah.

Menurut dia, kegiatan ini akan terus dilakukan agar para generasi muda tidak terperangkap dalam bahaya dunia maya.

”Internet itu bebas dan justru bahayanya di situ. Kalau anak SD saja sudah bisa buka gambar porno, ke depannya mau jadi apa,” ujarnya.

Dia menambahkan, pihaknya juga tidak memukul rata pengunjung warnet yang berada pada jam sekolah. Menurut dia, dalam operasi tersebut, ada beberapa siswa yang memang pada saat itu sedang mengerjakan tugas sehingga tidak digelandang ke Polrestabes Semarang.

”Ada yang memang sedang mengerjakan tugas, jadi tidak kami bawa ke sini,” katanya.

Nengah mengaku, pihaknya akan memberikan pembinaan kepada 20 siswa yang kedapatan membolos dan pacaran di warnet tersebut.

”Kami panggil orangtua dan guru BK sekolahnya. Setelah itu, akan kami kembalikan untuk diberikan pembinaan oleh orangtua dan guru BK masing-masing," katanya.

Terkait dengan warnet nakal yang tetap memperbolehkan siswa bermain selama jam sekolah, Nengah mengaku akan membicarakan sanksi yang akan diberikan bersama pihak-pihak yang terkait.

”Untuk sanksi warnet, itu akan dibicarakan dengan pihak-pihak yang terkait, semisal Satpol PP,” ujarnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.