Besok, Warga Kediri Pilih Wali Kota dan Gubernur Jatim

Kompas.com - 28/08/2013, 19:57 WIB
Personel Polres Kediri Kota menjaga logistik Pilgub Jatim dan logistik Pilwalkot Kediri saat pendistribusian dari kantor KPUD ke tiap TPS, Rabu (28/8/2013). Kompas.com/ M. Agus Fauzul HakimPersonel Polres Kediri Kota menjaga logistik Pilgub Jatim dan logistik Pilwalkot Kediri saat pendistribusian dari kantor KPUD ke tiap TPS, Rabu (28/8/2013).
|
EditorFarid Assifa

KEDIRI, KOMPAS.com - Besok, masyarakat Kota Kediri, Jawa Timur, akan melaksanakan dua pesta demokrasi sekaligus, yaitu Pemilihan Gubernur Jawa Timur serta Pemilihan Wali Kota Kediri. Saat pesta itu berlangsung, masyarakat dilarang membawa kamera.

"Kita mendapat perintah dari polda bahwa berdasarkan hasil koordinasi antara polda, Bawaslu serta KPU tadi, saat memilih nanti tidak diperbolehkan membawa kamera atau ponsel," kata Kapolres Kediri Kota Ajun Komisaris Besar Ratno Kuncoro, Rabu (28/8/2013).

Pelarangan itu, menurut Kapolres, untuk mengantisipasi adanya kerawanan maupun hal-hal negatif lainnya yang dikhawatirkan dapat memicu konflik pilkada. Untuk mengawasi agar larangan itu dilaksanakan, Kapolres menyerahkannya kepada petugas KPPS yang dibantu oleh personel Linmas. Sterilisasi alat perekam akan dilakukan saat memasuki bilik suara.

"Jadi pelarangan hanya saat masuk untuk mencoblos di dalam bilik suara saja. Kalau masuk TPS-nya, boleh-boleh saja bawa kamera," kata Kuncoro.

Samanhudi, Komisioner KPU Kota Kediri, mengaku masih terus mengoordinasikan pelarangan membawa kamera itu dengan pihak Panwaslu. "Kita tunggu panwaslu," kata Samanhudi.

Pada Pemilihan Gubernur Jawa Timur, terdapat empat pasangan calon yang akan bertarung, yaitu Soekarwo-Saefullah Yusuf, Eggi Sudjana-Muhammad Sihat, Bambang DH-Said Abdullah, serta Khofifah Indar Parawansa-Herman Sumawiredja. Sedangkan pada Pilwalkot Kediri ada tujuh pasangan, yaitu Arifudinsyah-Sudjatmiko, Bambang Hariyanto-Hartono, Imam Subawi-Suparlan, Samsul Azhar-Sunardi, Kasiadi-Budi Rahardjo, Abdullah Abu Bakar-Lilik Muhibbah, Herry Muller-Ali Imron.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pandemi Corona, Terminal Tirtonadi Solo Data Pemudik dari Jabotabek

Pandemi Corona, Terminal Tirtonadi Solo Data Pemudik dari Jabotabek

Regional
Tiga Bocah SD di Makassar Sumbang Uang Celengan untuk Beli APD Tenaga Medis

Tiga Bocah SD di Makassar Sumbang Uang Celengan untuk Beli APD Tenaga Medis

Regional
Bayi 4 Bulan yang Positif Covid-19 di Kulonprogo Dinyatakan Sembuh

Bayi 4 Bulan yang Positif Covid-19 di Kulonprogo Dinyatakan Sembuh

Regional
Kronologi Sopir Ambulans Curi Masker Stok Puskesmas dan Dijual Rp 5 Juta Per Dus

Kronologi Sopir Ambulans Curi Masker Stok Puskesmas dan Dijual Rp 5 Juta Per Dus

Regional
Driver Ojol 59 Tahun Tertipu Antarkan Purwokerto-Solo, Penumpang Hanya Tinggalkan Sandal

Driver Ojol 59 Tahun Tertipu Antarkan Purwokerto-Solo, Penumpang Hanya Tinggalkan Sandal

Regional
Hasil Rapid Test, Seorang Dokter di Batang Terindikasi Positif Corona

Hasil Rapid Test, Seorang Dokter di Batang Terindikasi Positif Corona

Regional
Sinkhole Muncul di Gunungkidul, Seorang Petani Terperosok dalam Lubang

Sinkhole Muncul di Gunungkidul, Seorang Petani Terperosok dalam Lubang

Regional
Satu PDP Corona dari Magetan Meninggal di RSUD Soedono Madiun

Satu PDP Corona dari Magetan Meninggal di RSUD Soedono Madiun

Regional
Pulang dari Jakarta, 8 Pemuda Aceh Besar Pilih Isolasi Diri di Hutan

Pulang dari Jakarta, 8 Pemuda Aceh Besar Pilih Isolasi Diri di Hutan

Regional
Ditipu Bayaran Rp 700 Ribu, Driver Ojol Antar Penumpang Purwokerto-Solo Sejauh 230 Km

Ditipu Bayaran Rp 700 Ribu, Driver Ojol Antar Penumpang Purwokerto-Solo Sejauh 230 Km

Regional
Hendak Tolong Ayah yang Jatuh ke Septic Tank, Ibu dan Anak Ikut Terperosok, Sekeluarga Tewas

Hendak Tolong Ayah yang Jatuh ke Septic Tank, Ibu dan Anak Ikut Terperosok, Sekeluarga Tewas

Regional
Puluhan Rumah di Agam Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter, 163 Warga Dievakuasi

Puluhan Rumah di Agam Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter, 163 Warga Dievakuasi

Regional
Macan Tutul yang Terjebak di Peternakan Ayam Sukabumi Mati di Taman Safari Indonesia

Macan Tutul yang Terjebak di Peternakan Ayam Sukabumi Mati di Taman Safari Indonesia

Regional
Dokter THT Berstatus PDP Corona di Makassar Meninggal, Diduga Terinfeksi dari Pasien

Dokter THT Berstatus PDP Corona di Makassar Meninggal, Diduga Terinfeksi dari Pasien

Regional
Imbas Corona, Ratusan Pekerja di Tegal Dirumahkan Tanpa Diberi Kompensasi

Imbas Corona, Ratusan Pekerja di Tegal Dirumahkan Tanpa Diberi Kompensasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X