Kompas.com - 26/08/2013, 17:52 WIB
|
EditorFarid Assifa
BIREUEN, KOMPAS.com - Tim reaksi cepat flu burung Dinas Pertanian dan Peternakan Bireuen mengimbau pemilik unggas yang menemukan peliharaan mati mendadak agar segera melaporkan ke Dinas Peternakan untuk ditangani lebih lanjut.

Imbauan itu disampaikan petugas reaksi cepat flu burung Dinas Pertanian, Nurul Hayati, setelah ditemukannya virus flu burung yang mematikan 370 ekor burung puyuh milik Zulfikar, warga Desa Meunasah Tgk Digadong, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, Jumat (23/8) lalu.

“Hasil pemeriksaan yang kami lakukan dengan alat deteksi cepat (rapid test), memang benar ternak puyuh milik Zulfikar positif terjangkit virus H5NI (flu burung),” jelas Nurul, Senin (26/8/2013).

Menurutnya, tanda-tanda burung puyuh terjangkit flu burung jeals terlihat, yakni mulutnya terbuka, nafas sesak, anus berdarah dan badannya berwarna kebiruan. Nurul mewanti-wanti, virus ini bisa menular kepada manusia apabila bersentuhan langsung dengan burung tanpa menggunakan sarung tangan.

Sesaat setelah tiba di lokasi, Nurul menyebutkan, pihaknya langsung melakukan penyemprotan di sekitar lokasi kandang, lalu memusnahkan burung puyuh yang mati mendadak dengan cara dibakar dan dikuburkan. Begitu juga burung puyuh yang masih tersisa terpaksa dimusnahkan.

Zulfikar, pemilik burung puyuh yang positif terkena flu burung, Senin (26/8/2013) mengatakan, awalnya tak mengetahui jika peliharaannya terjangkit virus mematikan tersebut. Ia merasa aneh dan langsung melaporkan kepada dinas terkait setelah menemukan 370 ekor burung puyuh di kandang mati mendadak.

“Yang saya temukan mati 370 ekor, masih ada 1.630 ekor lainnya di kandang yang terpaksa dimusnahkan juga karena diyakini terjangkit virus itu,” sebut Zulfikar seraya menyebutkan kerugian yang dialami mencapai Rp 30 juta.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Regional
Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Regional
Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Regional
Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Regional
Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Regional
Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Regional
Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Regional
Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Regional
Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Regional
Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Regional
Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Regional
Dompet Dhuafa Kirimkan Tim QC ke NTT untuk Cek Kesehatan Hewan Kurban

Dompet Dhuafa Kirimkan Tim QC ke NTT untuk Cek Kesehatan Hewan Kurban

Regional
Bupati Jekek: Saya Yakin PPPK Guru di Wonogiri Mampu Jawab Tuntutan Zaman

Bupati Jekek: Saya Yakin PPPK Guru di Wonogiri Mampu Jawab Tuntutan Zaman

Regional
Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Regional
Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.