Kompas.com - 23/08/2013, 18:56 WIB
Pesawat lion Air dengan rute Kendari-Jakarta mengalami gagal terbang, akibat gangguan teknis di Bandara Haluoleo, Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (23/8/2013). KOMPAS.COM/KIKI ANDI PATIPesawat lion Air dengan rute Kendari-Jakarta mengalami gagal terbang, akibat gangguan teknis di Bandara Haluoleo, Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (23/8/2013).
|
EditorKistyarini

KENDARI, KOMPAS.com — Akibat gangguan pada sistem komputerisasi, pesawat Boeing 737-800NG milik Lion Air yang hendak terbang ke Jakarta, harus kembali ke apron (RTA-return to apron) meskipun sudah siap lepas landas dari Bandara Haluoleo, Kendari, Jumat (23/8/2013) sekitar pukul 10.45 Wita.

Pesawat dengan penerbangan JT729 ditumpangi oleh 180 orang dan tujuh awak pesawat. Ikut dalam penerbangan itu Gubernur Sulawesi Tenggara Nur Alam dan Wakil Bupati Bombana Masyura Ila Ladamai.

“Saat mau take off di ujung Runway 08 Bandara Haluoleo tiba-tiba ada instrumen yang menyala di kokpit sehingga pilot memutuskan RTA. Pesawat kemudian kembali dan para penumpang diturunkan ke terminal,” terang Kepala Bandara Haluoleo Kendari, Usman Effendy, didampingi Station Manager PT Lion Air Kendari Budirianto di kantor Bandara Haluoleo Kendari, Jumat petang.

Teknisi pesawat, kata Usman, kemudian melakukan pengecekan dan perbaikan terhadap instrumen pesawat tersebut selama 20 menit. Setelah peralatan berfungsi normal pesawat tersebut kembali terbang sekitar pukul 13. 02 Wita.

Diakui Budirianto, Gubernur Sultra dan rombongannya memilih pindah pesawat. “Ada juga yang minta pindah pesawat, seperti Gubernur Sultra dan Wakil Bupati Bombana. Ada sekitar lima orang penumpang yang pindah pesawat. Namun, penumpang yang lain tetap memilih terbang dengan pesawat Lion Air,” jelasnya.

Menurutnya, kejadian seperti ini juga pernah dialami oleh pesawat lain. Namun, pihak maskapai penerbangan tetap melanjutkan penerbangan setelah diperbaiki dan otoritas penerbangan mengizinkan terbang.

“Kejadian pada pesawat tadi tidak terlalu mengkhawatirkan, tetapi kami tidak ingin ada masalah saat penerbangan nanti. Makanya pilot memilih untuk RTA sambil mengecek dan memperbaiki pesawat tersebut,” tandasnya.

Meskipun sempat menunda keberangkatan penerbangan JT729, kejadian itu tidak berpengaruh pada jadwal penerbangan dari maskapai-maskapai lain di Bandara Haluoleo, Kendari.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.